Pandemi Percepat Transformasi Digital di Industri Transportasi
Kamis, 09 September 2021 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Direktur, NEC Indonesia, Joji Yamamoto mengatakan sistem transportasi pintar NEC dapat digunakan di berbagai sektor, termasuk penerbangan, kereta api, dan jalan raya. “Solusi transportasi kami telah diterapkan oleh otoritas lokal di seluruh dunia yang meningkatkan infrastruktur mereka dengan tujuan meningkatkan pengalaman transportasi umum secara keseluruhan dan mendorong masyarakat untuk meninggalkan kendaraan mereka di rumah serta beralih kepada transportasi umum,” jelasnya.
Ketua, Big Data & AI Association (ABDI), dan moderator diskusi panel selama webinar, Rudi Rusdiah mengatakan masa pandemi Covid-19 dapat menjadi pendorong untuk mempercepat transformasi digital di industri transportasi dan logistik, sebagai salah satu sektor terpenting selama pandemi.
Baca Juga : Rampungkan 24 Ruas Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Butuh Dana Rp547,16 Triliun
“Inisiatif dalam mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital baru, seperti Artificial Intelligence, Block Chain, Big Data, dan Internet of Things harus dilakukan untuk merevolusi dan mendorong integritas teknologi digital di proses bisnis transportasi,” tambahnya.
Systems Engineering Senior Manager, Juniper Networks, Mochammad Irzan menambahkan, jaringan adalah bagian penting dari keseluruhan infrastruktur transportasi digital. “Oleh karena itu, perlu untuk memiliki jaringan yang andal, aman, dan digerakkan oleh AI (AI driven) yang dapat mendukung dan melindungi masa depan sistem transportasi modern saat ini dan masa depan,” paparnya.
Ketua, Big Data & AI Association (ABDI), dan moderator diskusi panel selama webinar, Rudi Rusdiah mengatakan masa pandemi Covid-19 dapat menjadi pendorong untuk mempercepat transformasi digital di industri transportasi dan logistik, sebagai salah satu sektor terpenting selama pandemi.
Baca Juga : Rampungkan 24 Ruas Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Butuh Dana Rp547,16 Triliun
“Inisiatif dalam mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital baru, seperti Artificial Intelligence, Block Chain, Big Data, dan Internet of Things harus dilakukan untuk merevolusi dan mendorong integritas teknologi digital di proses bisnis transportasi,” tambahnya.
Systems Engineering Senior Manager, Juniper Networks, Mochammad Irzan menambahkan, jaringan adalah bagian penting dari keseluruhan infrastruktur transportasi digital. “Oleh karena itu, perlu untuk memiliki jaringan yang andal, aman, dan digerakkan oleh AI (AI driven) yang dapat mendukung dan melindungi masa depan sistem transportasi modern saat ini dan masa depan,” paparnya.
(dar)
Lihat Juga :