Cegah Karhutla, BRGM Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat

Jum'at, 10 September 2021 - 20:55 WIB
loading...
Cegah Karhutla, BRGM...
BRGM untuk pertama kalinya membangun sekat kanal di Desa Siju, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) terus berupaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan melindungi lahan gambut dengan melakukan program Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat .

BRGM untuk pertama kalinya membangun sekat kanal di Desa Siju, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pembangunan tersebut merupakan salah satu upaya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bendahara Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Siju, Siabang menjelaskan pembangunan sekat kanal di wilayahnya terbagi dalam dua tahapan, di mana tahap pertama sudah berjalan 80%. Sekat kanal yang dibangun di Desa Siju rencananya ada lima sekat kanal yang terbagi dalam dua tahap, tahapan pertama yaitu tiga sekat kanal dan tahap kedua yaitu dua sekat kanal.

Baca Juga : Produksi Beras 2018-2021 Naik Terus, Akademisi IPB Nilai Kinerja Pertanian Memuaskan

“Prosesnya sendiri yaitu tim pokmas yang awalnya terdiri dari 21 orang dibagi dalam 3 kelompok, di mana masing-masing kelompok membangun satu sekat kanal, sehingga tahap pertama pun kini hampir rampung,” kata Siabang dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Sementara itu, Kepala Desa Siju, Marwah menyambut positif program Restorasi Gambut yang dilakukan oleh BRGM dengan membangun sekat kanal di desanya. Namun dirinya tak menampik jika ada warga yang terdampak akibat sekat kanal, karena dari 2.200 penduduk Desa Siju, 50% di antaranya menggantung hidup dengan mencari ikan.

“Mata pencaharian warga, salah satunya mencari ikan, namun karena ada sekat kanal, perahu masyarakat agak kesulitan melewatinya. Mereka pun berharap ada bantuan ternak, agar warga yang menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan bisa beralih ke peternakan,” ungkap Marwah.

Lebih lanjut Marwah menjelaskan, BRGM sendiri berencana akan melakukan Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat (rewetting, revegetation, dan revitalization/R3) kepada warga yang terdampak.

“Warga desa berharap kalau bisa bantuan R3 dari BRGM ini lebih ke pelatihan peternakan sapi, karena sapi di Kecamatan Rambutan lebih menjanjikan dan berkembang cepat,” ujarnya.

Menurut Marwah, jika bantuan ternak bisa segera direalisasikan, maka kebakaran hutan dan lahan di Desa Siju tidak akan terjadi. Pasalnya, sejak ada larangan membakar lahan untuk bertani, kebakaran 65% sudah berkurang, apalagi ada program bantuan ternak sapi nantinya, “Mudah-mudahan tahun depan 100% kebakaran kita sudah tidak ada lagi, sehingga masyarakat pun bisa sejahtera,” pungkasnya.

Baca Juga : Dielus PPKM, Mata Uang Garuda Mendongak di Hadapan Greenback

Kepala Kelompok Kerja Wilayah Sumatera, Soesila bantuan R3 diberikan sebagai insentif agar masyarakat menjaga infrastruktur pembasahan yang sudah dibangun, juga turut dalam perlindungan lahan gambut di desa.

“Peternakan sapi ini selain menguntungkan secara ekonomi, juga secara ekologi, mengingat pakan sapi adalah rerumputan yang tumbuh di lahan gambut basah,” tambahnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Resmikan Kick-Off...
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026 untuk Dorong Transformasi Desa 5.0
Ekonom CSIS Usul Skema...
Ekonom CSIS Usul Skema Baru MBG agar APBN Tetap Terjaga
1,19 Juta AgenBRILink...
1,19 Juta AgenBRILink Gerakkan Ekonomi Desa di 67.013 Lokasi
8 Negara Penghasil Sapi...
8 Negara Penghasil Sapi Raksasa di Dunia, Negeri Berjuta Dewa Jawaranya
Inspiratif! Desa BRILiaN...
Inspiratif! Desa BRILiaN di Klaten Bagi-bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warganya
Begini Arahan Prabowo...
Begini Arahan Prabowo Agar Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Desa
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved