Dielus PPKM, Mata Uang Garuda Mendongak di Hadapan Greenback

Jum'at, 10 September 2021 - 18:34 WIB
loading...
Dielus PPKM, Mata Uang...
PPKM menjadi sentimen positif terhadap rupiah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat 50 poin di level Rp14.202 atas dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan (10/9/2021). Menguatnya mata uang garuda ini sejalan dengan relaksasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari pemerintah sehingga tingkat belanja masyarakat menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Penerapan PPKM berpotensi berdampak pada penurunan signifikan konsumsi masyarakat dan mandeknya investasi. Namun seiring dengan relaksasi PPKM, belanja masyarakat mulai memperlihatkan perbaikan yang berarti (sehingga berdampak positif terhadap rupiah),” ujar analis keuangan sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: ProPublica Sebut Facebook Bayar Ribuan Orang untuk Intip Obrolan di WhatsApp

Terkait faktor eksternal, ia mengatakan, pemulihan ekonomi dunia memang mulai terjadi pada kuartal I 2021, hampir seluruh perekonomian dunia mencatat pertumbuhan positif. Namun berdasarkan perkembangan terakhir menunjukkan adanya potensi perlambatan laju pemulihan ekonomi global akibat merebaknya varian Delta di hampir semua negara di dunia sehingga berpotensi menjadi sentimen negatif terhadap rupiah.

“Salah satu pendukung membaiknya ekonomi adalah faktor sektoral yang sudah menunjukkan arah pemulihan yang positif. Pertumbuhan ekonomi semua sektor yang sudah positif pada kuartal II 2021 menunjukkan bahwa secara teknikal semua sektor sudah keluar dari zona krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved