BUMN Holding MIND ID Catat Laba Bersih Rp4,7 Triliun
Senin, 13 September 2021 - 19:22 WIB
loading...
Mining Industry Indonesia (MIND ID) perusahaan BUMN Holding, yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mencatat kinerja produksi dan keuangan yang positif.
A
A
A
JAKARTA - Mining Industry Indonesia (MIND ID) perusahaan BUMN Holding, yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mencatat kinerja produksi dan keuangan yang positif di sepanjang semester pertama pada 2021 dengan membukukan Laba Bersih sebesar Rp4,7 triliun, naik signifikan dibandingkan posisi Rugi Bersih Rp1,8 triliun pada periode semester yang sama di 2020.
Hal ini ditopang oleh kinerja produksi dan penjualan Grup MIND ID yang optimal, implementasi strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, dan membaiknya harga komoditas global.
CEO Grup MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, pada semester 1 pada 2021 Grup MIND ID mencatat kinerja operasional dan keuangan yang jauh lebih baik dibandingkan 2020.
“Sebagai strategic holding, kami menerapkan strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, termasuk untuk memenuhi kewajiban finansial yang ada memonitor dan menjaga tingkat produksi dan penjualan, serta mendorong sinergi di antara Anggota MIND ID,” ujarnya.
Di semester pertama pada2021, Perusahaan memastikan kegiatan operasional Anggota MIND ID dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga aktivitas produksi dan penjualan dapat berjalan optimal dan aman.
Hal ini ditopang oleh kinerja produksi dan penjualan Grup MIND ID yang optimal, implementasi strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, dan membaiknya harga komoditas global.
CEO Grup MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, pada semester 1 pada 2021 Grup MIND ID mencatat kinerja operasional dan keuangan yang jauh lebih baik dibandingkan 2020.
“Sebagai strategic holding, kami menerapkan strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, termasuk untuk memenuhi kewajiban finansial yang ada memonitor dan menjaga tingkat produksi dan penjualan, serta mendorong sinergi di antara Anggota MIND ID,” ujarnya.
Di semester pertama pada2021, Perusahaan memastikan kegiatan operasional Anggota MIND ID dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga aktivitas produksi dan penjualan dapat berjalan optimal dan aman.
Lihat Juga :