Luncurkan Santripreneur, Menparekraf Dorong Santri Jadi Wirausaha Digital
Selasa, 14 September 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
“Selain itu, akan diberikan pula pelatihan mengenai Creative Audio Production, yaitu pembuatan podcast, belajar menjadi dubber/pengisi suara, serta menjadi content creator intelectual property seperti merchandising licensing dan activations,” paparnya.
Baca juga: Ini Makna Logo dan Tagline Hari Santri Nasional 2021
Dengan demikian diharapkan ke depan program ini dapat menghasilkan karya yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya bagi para santri dan mampu menghidupkan ekonomi pesantren.
"Kita kembangkan minat dan kemampuan para santri dalam menghasilkan produk-produk yang Insha Allah akan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah kita," tuturnya.
Sebagai informasi, Santri Digitalpreneur Indonesia tahun ini merupakan pilot project dan merupakan rangkaian dalam rangka menyambut momentum Hari Santri Nasional pada 22 Oktober mendatang. Diharapkan acara ini dapat terlaksana dengan sukses, sehingga bisa dilanjutkan pada tahun depan dengan lebih banyak lagi penambahan jenis pelatihan seperti coding, games, web development, digital marketing dan pelatihan program entrepreneurship lainnya dengan target peserta sebanyak 1.000 pondok pesantren.
Baca juga: Ini Makna Logo dan Tagline Hari Santri Nasional 2021
Dengan demikian diharapkan ke depan program ini dapat menghasilkan karya yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya bagi para santri dan mampu menghidupkan ekonomi pesantren.
"Kita kembangkan minat dan kemampuan para santri dalam menghasilkan produk-produk yang Insha Allah akan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah kita," tuturnya.
Sebagai informasi, Santri Digitalpreneur Indonesia tahun ini merupakan pilot project dan merupakan rangkaian dalam rangka menyambut momentum Hari Santri Nasional pada 22 Oktober mendatang. Diharapkan acara ini dapat terlaksana dengan sukses, sehingga bisa dilanjutkan pada tahun depan dengan lebih banyak lagi penambahan jenis pelatihan seperti coding, games, web development, digital marketing dan pelatihan program entrepreneurship lainnya dengan target peserta sebanyak 1.000 pondok pesantren.
(ind)
Lihat Juga :