'Ida dan Nicholas' Bikin Harga Minyak Mentah di Asia Memanas
Rabu, 15 September 2021 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
"Dampak (Badai) Ida jauh lebih besar daripada yang diperkirakan, dan produksi di kawasan Teluk Meksiko masih sulit untuk pulih sampai terjangan Badai Nicholas selesai," kata Senior Analyst OANDA, Edward Moya, dilansir Reuters, Rabu (15/9/2021).
Hantaman Badai Nicholas yang membuat banjir di sejumlah negara bagian AS dikabarkan memutus aliran listrik ke ratusan ribu rumah dan tempat usaha.
Baca juga: Kronologi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air PK OTW di Wilayah yang Dikuasai OPM di Intan Jaya
Beralih di kawasan Asia Pasifik, China dikabarkan akan melepas cadangan strategis minyak mentahnya sekitar 7,4 juta barel pada 24 September mendatang. Langkah itu akan membuat tekanan harga minyak dunia saat pasar menanti rilis data dari Pusat Administrasi dan Informasi Energi Amerika Serikat.
Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) pada Selasa lalu (14/9) mengungkapkan percepatan vaksinasi dapat mendorong pemulihan ekonomi dan dapat memacu permintaan bahan bakar.
Hantaman Badai Nicholas yang membuat banjir di sejumlah negara bagian AS dikabarkan memutus aliran listrik ke ratusan ribu rumah dan tempat usaha.
Baca juga: Kronologi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air PK OTW di Wilayah yang Dikuasai OPM di Intan Jaya
Beralih di kawasan Asia Pasifik, China dikabarkan akan melepas cadangan strategis minyak mentahnya sekitar 7,4 juta barel pada 24 September mendatang. Langkah itu akan membuat tekanan harga minyak dunia saat pasar menanti rilis data dari Pusat Administrasi dan Informasi Energi Amerika Serikat.
Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) pada Selasa lalu (14/9) mengungkapkan percepatan vaksinasi dapat mendorong pemulihan ekonomi dan dapat memacu permintaan bahan bakar.
(uka)
Lihat Juga :