'Ida dan Nicholas' Bikin Harga Minyak Mentah di Asia Memanas

Rabu, 15 September 2021 - 12:30 WIB
loading...
Ida dan Nicholas Bikin...
Amerika Serikat menarik pasokan minyak besar-besaran karena terjang badai di wilayahnya. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah di kawasan Asia menguat pada Rabu pagi (15/9/2021), melebihi ekspektasi pasar. Kenaikan harga itu imbas besarnya penarikan pasokan Amerika Serikat akibat susulan Badai Nicholas di sejumlah negara bagian.

Hingga pukul 10:47 WIB, minyak berjangka jenis Brent naik (0,63%) di harga USD74,06, sedangkan WTI Berjangka ikut melesat (0,61%) di USD70,89. Keduanya berada di atas harga rata-rata USD70.

Baca juga: Ngerinya Banjir di New York, 41 Orang Meregang Nyawa

Data minyak mentah dari American Petroleum Institute, yang dirilis Selasa lalu (14/9), mencatat adanya penurunan pasokan sebesar 5,4 juta barel pada pekan lalu. Angka tersebut lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang mencapai 2,8 juta barel.

Gonjang-ganjing harga minyak di pasaran terjadi di tengah gangguan bencana Badai Tropis Ida, dan disusul Badai Nicholas yang menghantam produksi pengeboran di Teluk Meksiko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved