Diskon 100% PPnBM Mobil Diperpanjang, Dampaknya Luar Biasa Bagi Ekonomi
Jum'at, 17 September 2021 - 21:25 WIB
loading...
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kebijakan diskon Pajak Mobil Baru 0% efektif dalam mendongkrak utilitasi industri otomotif nasional, setelah kebijakan diskon PPnBM 100% berlanjut hingga akhir tahun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kebijakan diskon Pajak Mobil Baru 0% efektif dalam mendongkrak utilitasi industri otomotif nasional menghadapi penurunan selama pandemi Covid-19.
Baca Juga: Diskon Pajak Mobil Diperpanjang, yang Telanjur Bayar Bisa Minta Refund
Seperti diketahui Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, kembali memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah 100% ( PPnBM DTP) sampai akhir tahun 2021.
“Kami bersyukur bahwa usulan kami untuk memperpanjang masa pemberian stimulus PPnBM DTP bisa diakomodasi oleh Menteri Keuangan. Data sudah berbicara dengan terang benderang bahwa stimulus ini memiliki impact luar biasa bagi perekonomian,” ujar Menperin dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).
Menperin menyebutkan, pertumbuhan sektor manufaktur pada triwulan II kemarin didorong oleh kencangnya pertumbuhan industri otomotif yang mencapai 45,7%. Selain itu, data penjualan kendaraan roda empat peserta PPnBM DTP di bawah 1.500 cc pada Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar 175 ribu unit.
Baca Juga: Diskon Pajak Mobil Diperpanjang, yang Telanjur Bayar Bisa Minta Refund
Seperti diketahui Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, kembali memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah 100% ( PPnBM DTP) sampai akhir tahun 2021.
“Kami bersyukur bahwa usulan kami untuk memperpanjang masa pemberian stimulus PPnBM DTP bisa diakomodasi oleh Menteri Keuangan. Data sudah berbicara dengan terang benderang bahwa stimulus ini memiliki impact luar biasa bagi perekonomian,” ujar Menperin dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).
Menperin menyebutkan, pertumbuhan sektor manufaktur pada triwulan II kemarin didorong oleh kencangnya pertumbuhan industri otomotif yang mencapai 45,7%. Selain itu, data penjualan kendaraan roda empat peserta PPnBM DTP di bawah 1.500 cc pada Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar 175 ribu unit.
Lihat Juga :