Larangan Mudik Mulai Berlaku 24 April 2020, Luhut: Ini Strategi Militer
Selasa, 21 April 2020 - 19:34 WIB
loading...
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menhub Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan keputusan terkait larangan mudik yang dilakukan bertahap menurutnya merupakan strategi militer. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan keputusan terkait larangan mudik yang dilakukan bertahap menurutnya merupakan strategi militer. Seperti diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya melarang mudik untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI-Polri akan tetapi kini untuk seluruh masyarakat.
(Baca Juga: Mudik Resmi Dilarang, Kemenhub Sudah Punya Skema Larangan Lalu lintas )
Adapun Luhut menerangkan, larangan mudik berlaku efektif terhitung sejak Jumat, 24 April 2020. Nantinya terang dia, larangan ini tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek.
"Kalau dibilang tidak mengkoordinasikan, kita mengerti berkoordinasi karena di dalam militer itu proses pengambilan keputusan ada yang disebut hubungan komandan dan staf, jadi saya lahir dari situ ndak mungkin saya lari disitu. Strategi pemerintah seperti strategi militer itu adalah strategi bertahap bertahap bertingkat berlanjut semua dipersiapkan matang, cermat," ujar Luhut di Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Dia melanjutkan larangan mudik ini nantinya tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek. Namun, masih memperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek. "Jadi kita tidak ujug-ujug (tiba-tiba). Karena semua harus dipersiapkan secara matang dan cermat,” paparnya
(Baca Juga: Mudik Resmi Dilarang, Kemenhub Sudah Punya Skema Larangan Lalu lintas )
Adapun Luhut menerangkan, larangan mudik berlaku efektif terhitung sejak Jumat, 24 April 2020. Nantinya terang dia, larangan ini tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek.
"Kalau dibilang tidak mengkoordinasikan, kita mengerti berkoordinasi karena di dalam militer itu proses pengambilan keputusan ada yang disebut hubungan komandan dan staf, jadi saya lahir dari situ ndak mungkin saya lari disitu. Strategi pemerintah seperti strategi militer itu adalah strategi bertahap bertahap bertingkat berlanjut semua dipersiapkan matang, cermat," ujar Luhut di Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Dia melanjutkan larangan mudik ini nantinya tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek. Namun, masih memperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek. "Jadi kita tidak ujug-ujug (tiba-tiba). Karena semua harus dipersiapkan secara matang dan cermat,” paparnya
Lihat Juga :