Percepat Pemulihan Sektor Parekraf, Kemenparekraf Gandeng Kadin

Senin, 20 September 2021 - 21:12 WIB
loading...
Percepat Pemulihan Sektor...
Penandatanganan nota kesepahaman secara virtual antara Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (kiri) dan Menparekraf Sandiaga Uno, Senin (20/9/2021). Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada hari ini menandatangani nota kesepahaman terkait kerja sama bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Nota kesepahaman yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bertujuan memperkuat koordinasi dan kerja sama bidang parekraf terutama dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

"Ini kolaborasi yang sangat luar biasa dan akan membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk cepat bangkit setelah dihantam pandemi. Kadin Indonesia ini memiliki jaringan pengusaha yang luas baik dalam dan luar, ini akan mempercepat pemulihan ekonomi kita," ujar Sandiaga saat acara penandatanganan yang dilakukan secara virtual, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Pulihkan Subsektor Perfilman di Indonesia, Ini 3 Langkah yang Dilakukan Sandiaga Uno

Pria yang akrab disapa Mas Menteri itu menjelaskan saat ini investasi di bidang parekraf cukup baik, yakni tumbuh sekitar 15-20%. Dia membeberkan, pada kuartal I/2021 investasi sektor parekraf mencapai USD483 juta yang difokuskan pada pembangunan hotel berbintang, restoran dan industri makanan dengan lokasi investasi di Jakarta, Bali dan NTB.

Senada, Arsjad Rasjid mengatakan kerja sama ini merupakan awal langkah untuk berkolaborasi dan bergotong royong dalam memulihkan ekonomi di bidang parekraf yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia.

"Kita tahu, sektor parekraf ini merupakan penyumbang devisa besar bagi Indonesia karena pariwisata kita sangat indah dan dikunjungi banyak turis mancanegara. Jadi, kami berharap nota kesepahaman ini bukan hanya sekadar tanda tangan, tapi ada action plan yang bisa kita laksanakan bersama," tuturnya.

Baca juga: Menebak Komposisi Capres 2024

Kadin Indonesia, kata Arsjad, akan membantu pemerintah, utamanya Kemenparekraf dalam memajukan sektor parekraf dan dunia digital Tanah Air. "Saat ini kami lihat pemerintah sangat bekerja keras menurunkan angka Covid-19, terutama dengan PPKM dan vaksinasi. Alhasil, pandemi melandai dan kita dipercaya untuk menggelar banyak event internasional yang dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat," jelas dia.

Dalam acara penandatanganan nota kesepahaman ini, Sandiaga dan Arsjad berkomitmen membangun industri kesehatan yang berkesinambungan dengan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama dunia digital sehingga bisa bersaing dengan negara-negara lain.

Nota kesepahaman antara Kadin Indonesia dan Kemenparekraf yang akan mengedepankan pertukaraan serta pemanfaatan data, edukasi, riset dan peningkatan SDM di bidang parekraf ini ini akan berlangsung selama lima tahun dan berpotensi diperpanjang.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Kemendag Terima 3.692...
Kemendag Terima 3.692 Aduan Konsumen, 86,1% Sektor E-Commerce
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved