Bekerja Lebih Produktif di Tengah Pandemi dengan Cat 323 GC

Selasa, 21 September 2021 - 07:42 WIB
loading...
Bekerja Lebih Produktif...
Untuk mendukung sektor industri dalam menata kembali performa bisnisnya, PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis hydraulic excavator terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seiring membaiknya situasi pandemi di Indonesia, berbagai rencana pemulihan ekonomi kembali menjadi agenda penting. Sejumlah sektor yang sejak tahun lalu menunjukan indikasi positif, kembali digenjot untuk memutar kembali roda perekonomian Indonesia, seperti sektor pertanian, perkebunan dan agribisnis, sektor konstruksi dan infrastruktur, serta sektor pertambangan dan energi.

Baca Juga: Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi, Trakindo Luncurkan Dozer dan Minihex Terbaru

Untuk mendukung sektor industri dalam menata kembali performa bisnisnya, PT Trakindo Utama ( Trakindo ), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis hydraulic excavator terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

Cat 323 GC adalah solusi alat berat untuk meningkatkan produktivitas dengan kontrol yang mudah digunakan, kabin yang nyaman, mampu mendorong penghematan bahan bakar hingga 25%. Ditambah serta interval servis yang mengurangi biaya perawatan hingga 20%, semuanya untuk memberi hasil akhir biaya produksi yang lebih rendah.

Bicara di peluncuran Cat 323 GC, Product Manager Trakindo, Desman Tambunan meyakini, sektor industri membutuhkan dukungan dan strategi yang tepat untuk mampu menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi yang kini dibutuhkan Indonesia.

“Tantangannya adalah bagaimana memastikan bahwa sektor industri dapat melakukan efisiensi pada kinerjanya untuk mendapatkan hasil maksimal di tengah berbagai pembatasan yang terjadi, karena pandemi belum sepenuhnya usai,” jelas Desman Tambunan.

Cat 323 GC utamanya mengusung high productivity sebagai salah satu keunggulan. Hal ini dibuktikan dengan kapasitas bucket 1,3 meter kubik dan merupakan yang terbesar di kelasnya. Tentunya hal ini sangat menguntungkan, karena mampu mengoptimalkan produksi.

Di tengah situasi pandemi ini, untuk menjaga keselamatan seluruh pekerja, terkadang kegiatan operasional tidak dapat dilakukan maksimal; bahkan tak menutup kemungkinan terpaksa dihentikan sejenak, jika ada tim yang terpapar atau harus menjalani isolasi mandiri.

Untuk mengantisipasi hal ini, kecepatan produksi dan pekerjaan menjadi kunci agar sektor industri tidak kehilangan profitnya, di situasi semacam ini lah kehadiran ekskavator dengan produktivitas tinggi akan mampu menjadi solusi.

“Intinya Cat 323 GC menawarkan performa andal dengan biaya kepemilikan dan biaya operasional yang lebih rendah,” papar Desman lagi.

Performa andal ini didapatkan dari peningkatan torsi ayun hingga 10 persen. Ekskavator ini juga memperbaiki visibilitas operator dengan rear view camera untuk meningkatkan faktor keamanan dalam pengoperasian.

Pengoperasiannya pun cukup mudah, karena dilengkapi start push button dan fungsi operator id yang dapat menyimpan pengaturan keamanan tiap-tiap operator.

Operator juga bisa lebih produktif dengan operator station yang nyaman, radio, bluetooth connectivity, USB ports, dan touch screen 8 inci yang dapat digunakan untuk pengaturan operasi sesuai kenyamanan operator.

Keunggulan berikutnya adalah biaya perawatannya yang bisa lebih rendah hingga 20%. Interval penggantian filter diperpanjang dengan peningkatan masa pakai fuel filter dari 500 ke 1.000 jam, hydraulic filter dari 2.000 ke 3.000 jam dan air filter dari 500 ke 1.000 jam.

Selanjutnya, efisiensi bahan bakar juga bisa meningkat hingga 25 persen karena electrohydraulic system dan pompa hidraulis baru membuat Cat 323 GC hemat bahan bakar, tetapi tidak mengorbankan hydraulic power. Dilengkapi pengaturan cerdas, Cat 323 GC dapat mendeteksi beban pekerjaan dan mengatur RPM optimum untuk menghemat bahan bakar.

Uniknya, Cat 323 GC memberi garansi konsumsi bahan bakar rata-rata 17 liter per jam. Hal ini adalah yang pertama dan satu-satunya diterapkan di produk sejenis; artinya jika pelanggan mendapati konsumsi bahan bakar rata-rata melebihi angka tersebut maka akan diganti selisihnya.

Baca Juga: Putusan PK MA Loloskan PT Trakindo Utama dari Pajak Rp397,61 Miliar

Lebih jauh, Cat 323 GC juga dilengkapi teknologi dual product link (satellite dan cellular) yang mengkoneksikan dan memudahkan manajemen alat-alat berat pelanggan. Teknologi ini dapat memonitor berbagai informasi terkait alat berat secara jarak jauh.

Mulai dari lokasi alat, kondisi operasional alat, durasi pemakaian (hour meter), konsumsi bahan bakar rata-rata, hingga memberikan alert fault code ke nomer ponsel pelanggan, serta informasi kondisi lainnya melalui my.cat.com.

Kehadiran Cat 323 GC ini sekali lagi menjadi bentuk sumbangsih Trakindo bagi pembangunan Indonesia, seperti yang terus menjadi komitmen sejak didirikan pada tahun Desember 1970. Sepanjang tahun ini, Trakindo merayakan hari jadinya ke-50 dengan mengangkat tema besar “50 Tahun Dedikasi Trakindo Berkarya untuk Indonesia”.

“Cat 323 GC adalah jawaban dari kebutuhan konsumen kami yang membutuhkan efisiensi maksimal di tengah kondisi sekarang ini. Tentunya kita berharap dengan dukungan Cat 323 GC yang mempu menjaga efisiensi dan meningkatkan kinerja, sektor industri akan mampu menggerakan kembali roda perekonomian kita, sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat,” tutup Desman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
Cepat Tanggap, BRI Insurance...
Cepat Tanggap, BRI Insurance Serahkan Klaim Alat Berat Rp1 Miliar di Banjarmasin
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Kolaborasi Industri...
Kolaborasi Industri Bahan Bangunan Sasar Pasar Arsitek Modern
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Konstruksi dari Lonjakan Harga Material dan Energi
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, Hexindo dan Mitra Hadirkan Carrier Dump Morooka di Pidie Jaya
BRI Insurance Bayarkan...
BRI Insurance Bayarkan Klaim Alat Berat Rp1,4 Miliar di Pinrang
Askrindo Gandeng Bank...
Askrindo Gandeng Bank Kalsel, Perluas Jangkauan Asuransi Kredit Konstruksi
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved