4.000 Menara Telkomsel Beralih ke Mitratel, Begini Penjelasan Telkom

Rabu, 22 September 2021 - 09:08 WIB
loading...
4.000 Menara Telkomsel...
Telkom menjelaskan perihal pengalihan 4.000 menara milik PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kepada PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom menjelaskan perihal pengalihan 4.000 menara milik PT Telekomunikasi Selular ( Telkomsel ) kepada PT Dayamitra Telekomunikasi ( Mitratel ). Adapun penjelasan TLKM tersebut menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia Nomor S-06688/BEI.PP2/09-2021 perihal Permintaan Penjelasan.

VP Investor Relations Telkom, Andi Setiawan mengatakan, tujuan pengalihan menara telekomunikasi ini bagi Mitratel adalah untuk memperkuat fundamental bisnis dan menciptakan nilai tambah, sekaligus membantu Mitratel merealisasikan strategi jangka panjangnya.

"Sedangkan bagi Telkomsel, akan menjadikan Telkomsel lebih fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan membangun ekosistem digital dan memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan Telkomsel," ujar Andi dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Telkom Buka Lowongan Kerja, Lulusan S1 dan S2 Merapat!

Andi menambahkan, transaksi pengalihan menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel tidak mengubah posisi pengendalian Telkom atas Telkomsel dan Mitratel. Ditambah serta tidak mengubah konsolidasi laporan keuangan Telkom atas Telkomsel dan Mitratel sesuai ketentuan PSAK 65 Laporan Keuangan Konsolidasian.

"Transaksi ini terjadi antara dua perusahaan yang dikonsolidasikan Telkom, sehingga transaksi pengalihan tersebut akan tereliminasi dan tidak ada dampak terhadap pengungkapan dan penyajian Laporan Keuangan Perseroan secara konsolidasian di kemudian hari," kata dia.

Baca Juga: Begini Langkah Telkom Perbaiki Gangguan Kabel Bawah Laut Jasuka dalam 3 Jam!

Terkait dengan harga transaksi dibandingkan dengan total nilai pasar aset sebesar 4,93% yang nilai transaksi afiliasi lebih tinggi daripada harga pasar, dia menerangkan bahwa nilai transaksi masih dapat dianggap wajar apabila masih dalam rentang ±7,5% dari hasil penilaian KJPP.

"Mitratel sebagai pembeli dalam transaksi ini berpendapat bahwa nilai 4,93% di atas penilaian KJPP masih memberikan keuntungan bagi Mitratel. Hal ini merupakan pendapat yang diambil setelah adanya analis strategis dan bisnis yang terjustifikasi oleh Mitratel," tuturnya

Adapun pada semester I 2021, Telkomsel dan Mitratel membukukan pendapatan masing-masing sebesar Rp43,2 triliun dan Rp3,2 triliun. Di masa mendatang, Telkom berharap baik Telkomsel maupun Mitratel dapat tumbuh seiring atau lebih tinggi dari pertumbuhan industrinya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Raksasa Minyak Saudi...
Raksasa Minyak Saudi Aramco Siap Jual Aset Rp616 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
AXA Insurance Gandeng...
AXA Insurance Gandeng AXA XL Lindungi Aset Seni dan Barang Berharga
Uni Eropa Curi Harta...
Uni Eropa Curi Harta Moskow? Bunga Aset Rusia Rp27,36 Triliun Dipakai Bayar Utang Ukraina
Strategi Cerdas Kelola...
Strategi Cerdas Kelola Aset, MNC Sekuritas dan Danapathi AM Hadirkan Promo Invest Smart Rewards
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved