IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Cermati Saham-saham Ini

Kamis, 23 September 2021 - 07:55 WIB
loading...
IHSG Berpeluang Menguat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat terbatas pada perdagangan hari ini dengan support resistance 6.082-6.152. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diprediksi akan kembali menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.082-6.152.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak whipsaw pada level support MA200 dan berpotensi kembali menguat menguji resistance fractal dan upper bollinger bands.

"Indikator Stochastic dan RSI masih memberikan momentum bearish yang terlebih dahulu mengkonfirmasi dead-cross diarea overbought. Sehingga peluang penguatan IHSG masih terbuka namun terbatas dengan support resistance 6.082-6.152," ujar Lanjar dalam risetnya, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Seharian Menghijau, IHSG Hari Ini Berakhir ke Level 6.108

Saham -saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, ACES, ANTM, BBNI, BBRI, BMRI, CTRA, HMSP, INCO, LSIP, MNCN, SMCB.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 47,51 poin atau 0,78% ke level 6.108 dengan pergerakan yang optimis selama jam perdagangan. Saham-saham ARTO, BBCA, UNVR, BBRI dan TLKM sukses menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi.

Indeks sektor Transportasi (+2.24%), Energy (+1.29%) dan Keuangan (+1.11%) memimpin penguatan secara sektoral. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp495,76 miliar dengan saham BBRI, BBCA dan TLKM menjadi top net buy value.

Baca Juga: Kasus Evergrande dan Tapering Fed Membayangi, Tapi Pasar Modal RI Masih Seksi

Meredanya kasus covid-19 didalam negeri didukung penurunan level PPKM dan angka vaksinasi yang telah naik signifikan menjadi salah satu faktor optimisme investor.

Leader:
ARTO, BBCA, UNVR, BBRI, TLKM

Laggard:
EMTK, TPIA, DCII, DMMX, ICBP

Sementara itu, Bursa Asia bersiap membuka perdagangan hari kamis dengan stabil setelah mayoritas indeks saham di Wall Street semalam naik seakan mengambil langkah optimis pada prospek pengurangan stimulus the Fed pada awal bulan November 2021 dan mengindikasikan berakhir pada pertengah tahun depan.

Nada optimis Federal Reserve pada pemulihan ekonomi, dan saran bahwa waktu proses tapering dari program pembelian aset sebagian besar akan sejalan dengan ekspektasi pasar akan membantu mempertahankan penguatan aset berisiko pada perdagangan hari kamis. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi menguat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved