Didukung SoftBank, OYO Incar Dana IPO Senilai Rp14,2 Triliun

Kamis, 23 September 2021 - 16:52 WIB
loading...
Didukung SoftBank, OYO...
Pendiri OYO Ritesh Agarwal (kiri). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan hotel asal India, OYO Hotels and Rooms yang didukung oleh SoftBank Group diperkirakan akan mengajukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada pekan depan. Adapun OYO membidik dana segar dari aksi korporasi ini sebesar USD1 miliar atau setara Rp14,2 triliun (asumsi kurs Rp14.238 per dolar AS).

Dilansir Reuters, Kamis (23/9/2021), sebuah sumber mengatakan bahwa perusahaan yang didirikan oleh Ritesh Agarwal itu bakal listing di India dengan melakukan penerbitan saham baru. Namun, pihak OYO masih belum memberikan komentar atas rencana tersebut.

Baca juga: Sinyal Positif dari Fenomena IPO Sejumlah Startup

SoftBank Group tercatat memiliki 46% saham OYO yang menjadi pertaruhan terbesar mereka mengingat perusahaan hotel tersebut menjadi salah satu yang terdampak pandemi, sehingga terjadi pemutusan hubungan kerja selama berbulan-bulan.

Pandemi juga membawa bisnis hotel OYO tergelincir hingga menyebabkan kerugian. Founder sekaligus Pimpinan Eksekutif OYO Ritesh Agarwal pada Juli lalu sempat menyatakan bahwa bisnisnya akan kembali pulih sebelum gelombang kedua Covid-19 merajalela di India.

Baca juga: Karyawan Ford di India Mulai Demonstrasi Tolak Penutupan Pabrik

Pria kelahiran 1993 yang juga ditasbihkan sebagai miliuner termuda kedua di dunia pada 2020 itu meyakini awal pertumbuhan mulai terlihat di masa tersebut sejalan dengan progres vaksinasi dan ekspansi bisnis di luar negeri. Di samping itu, pada Agustus terakhir, OYO mendapat investasi sebesar USD 5 juta dari Microsoft Corp untuk mengembangkan digitalisasi bisnisnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Token EDENA Resmi Tercatat...
Token EDENA Resmi Tercatat di Indodax 5 September
J.P. Morgan Indonesia...
J.P. Morgan Indonesia Soroti Dinamika Ekonomi dan Peluang Pasar Saham
Rekomendasi
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Berita Terkini
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved