Sinyal Positif dari Fenomena IPO Sejumlah Startup

Selasa, 21 September 2021 - 09:43 WIB
loading...
Sinyal Positif dari...
IPO startup di pasar modal bisa menjadi sentimen positif untuk perkembangan bisnis perusahaan rintisan. FOTO/WIN CAHYONO
A A A
JAKARTA - Perusahaan-perusahaan rintisan (startup) satu per satu melantai di bursa efek. Meski penuh tantangan, aksi korporasi melalui pasar modal ini menjadi salah satu alternatif bagi perusahaan-perusahaan baru yang ingin lebih berkembang.

Selama ini, pendanaan startup lazim mengandalkan investasi dari angle investor dan venture capital , di samping kantong pribadi. Harapannya, dengan menjadi emiten di pasar modal bisa memperluas akses pasar dan mendapatkan kesempatan untuk ekspansi seluas-luasnya.

Aksi korporasi berupa penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) yang mulari dilirik para pelaku usaha memang tidak mudah. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sesuai regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun demikian, hal itu bukan berarti mustahil. Buktinya sudah ada sejumlah startup yang melantai di bursa.

Baca juga: Siap-siap! Startup Bakal Diguyur Investasi Besar oleh BUMN

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menilai, potensi startup untuk melakukan penggalangan dana di pasar modal cukup besar. Menurutnya, sektor perdagangan berbasis internet, ride hailing, travel, edutech, fintech hingga healthtech berpeluang besar untuk IPO seiring dengan kian cepatnya transformasi digital.

Dia menambahkan, langkah IPO yang diambil oleh sejumlah rintisan mampu mengakselerasi potensi besar bagi perusahaan tersebut untuk dapat mewujudkan nilai mereka dalam waktu dekat. Baik dari segi nilai tambahan bisnis maupun valuasinya. Sedangkan keputusan IPO tidak terbatas untuk sekadar mencari dana, tetapi untuk meraih aspek bisnis lainnya seperti memberikan tingkat kepercayaan lebih ke platform, vendor, konsumen, dan rekan bisnis lainnya.

Edward melihat, tren perusahaan rintisan menjalankan exit strategy pada satu sampai dua tahun ke depan masih akan ramai dilakukan. Exit strategy ini dilakukan sebagai pendekatan yang direncanakan dengan target mengakhiri investasi dengan cara yang berfokus memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian, seperti IPO, merger, dan akuisisi.

Baca juga: Kunci Startup Bertahan di Masa Pandemi: Kolaborasi

Berdasarkan laporan Ernst & Young (EY), perusahaan teknologi mendominasi IPO secara global selama semester I/2021. Jumlahnya secara global meningkat 140% secara year on year (yoy) menjadi 1.070.

Dari jumlah tesebut, sebanyak 27% di antaranya atau sekitar 284 perusahaan merupakan perusahaan teknologi. Adapun dari sisi nilainya, IPO global mencatatkan kenaikan 215% secara yoy atau sebesar USD222 miliar.

Menurut Edward, menambahkan perjalanan startup menuju IPO sangat berbeda dengan perusahaan konvensional lainya. Ini karena karakteristik startup yang dinamis dan inovatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Jasa Raharja Sosialisasikan...
Jasa Raharja Sosialisasikan JRKu, Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah
Potensi Peluang ARA...
Potensi Peluang ARA Berjilid dari IPO WBSA, Aplikasi Investasi Saham IPOT Permudah Akses
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
Airlangga Blak-blakan...
Airlangga Blak-blakan Soal 2 Skema Demutualisasi Bursa Efek, Bisa IPO dan Private Placement
BEI Buka Suara Pascatemuan...
BEI Buka Suara Pascatemuan Bareskrim Soal Manipulasi IPO PIPA
Drama Rp34 Triliun!...
Drama Rp34 Triliun! Pendiri Startup AI Manus Dicekal di China Usai Dicaplok Meta
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Asah Kemampuan Mahasiswa,...
Asah Kemampuan Mahasiswa, Binus University Tuan Rumah Grand Final Startup Wars 2025
Rekomendasi
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved