Telkom Akui Ada Gangguan Kabel Laut JaSuKa Ruas Batam-Pontianak, Perbaikan Butuh 1 Bulan

Kamis, 23 September 2021 - 19:14 WIB
loading...
Telkom Akui Ada Gangguan Kabel Laut JaSuKa Ruas Batam-Pontianak, Perbaikan Butuh 1 Bulan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, membeberkan adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam - Pontianak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, membeberkan adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam - Pontianak pada Minggu (19/9/2021). Hal itu berpengaruh pada koneksi internet Indihome dan Telkomsel.

Baca Juga: Telkom Buka Suara Soal Isu Internet Mati 6 Hari

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan perbaikan sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam - Pontianak. Selain itu emiten juga melakukan alternatif khusus untuk menjaga jalur komunikasi tetap stabil di beberapa daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua dengan meningkatkan kapasitas jaringan melalui pengaktifan jalur back up.

"Upaya-upaya yang kami lakukan untuk peningkatan kualitas layanan antara lain dengan melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam," kata Pujo dalam keterangan pers, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu, untuk perbaikan kabel laut yang merupakan sumber gangguan, Telkom akan segera melakukan penyambungan kabel laut yang didahului berbagai persiapan, seperti penyiapan cableship yang akan dioperasikan menuju titik gangguan untuk melakukan penyambungan.

Baca Juga: 4.000 Menara Telkomsel Beralih ke Mitratel, Begini Penjelasan Telkom

Kemudian, penyiapan peralatan, kelengkapan yang diperlukan, hingga pengajuan perizinan untuk pengerjaan perbaikan tersebut. Adapun diperkirakan proses perbaikan kabel laut yang terganggu akan berlangsung sekitar sebulan.

Pujo mencatat, dengan proses peningkatan kualitas layanan secara bertahap, maka tak menutup kemungkinan adanya sistem prioritas seperti untuk kebutuhan video conference bagi masyarakat yang Work From Home (WFH) dan Learn From Home (LFH).

“Kami tetap mengutamakan aplikasi video conference untuk WFH dan LFH mengingat saat ini kebutuhan untuk pendidikan sedang menjadi prioritas," katanya.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1554 seconds (10.177#12.26)