Sebelum Pandemi, Ini Krisis-krisis yang Pernah Dialami Dunia dan Indonesia

Kamis, 23 September 2021 - 20:22 WIB
loading...
A A A
Gagal panen terjadi yang menyebabkan harga-harga pangan melonjak. Kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan juga turut berkontribusi dalam penurunan ekonomi. Bank dunia menyebutkan, pada 1998, Indonesia mengalami konstraksi sebesar 14%, tingkat kemiskinan meningkat dua kali lipat menjadi 28%, dan inflasi sebesar 80%.

Berbagai cara dilakukan agar Indonesia dapat keluar dari krisis ini seperti kesepakatan Frankfurt untuk restrukturisasi utang swasta, penghentian kegiatan usaha tertentu, pembekuan operasional, dan pengambilalihan bank-bank oleh pemerintah. Pada tahun 1999, beberapa indikator sudah mulai mengalami penulihan seperti pertumbuhan yang mencapai 2%, dan inflasi yang berubah menjadi deflasi.

2. Housing Bubble

Housing bubble atau gelembung perumahan yang terjadi pada 2006 dan 2007 memicu resesi hebat terutama di Amerika Serikat. Saat itu, pinjaman banknya mencapai 80% dari GDP. Pemicu utama housing bubble adalah tergesa-gesa dalam memberikan pinjaman kepada pembeli rumah tanpa memperhatikan kemampuan pembayaran utang tersebut.

Penyebab lainnya adalah masuknya uang ke pasar perumahan dan pemerintah yang mempromosikan kepemilikan rumah. Gelembung perumahan ini menyebabkan perumahan dan harga properti lainnya di AS melambung tinggi. Permasalahan ini berawal dari kenaikan suku bunga ke harga tertinggi yang menyebabkan turunnya pasar perumahan di tahun 2006.

Situasi itu berpengaruh pada penunggakan pembayaran dan ancaman kredit macet akibat kenaikan suku bunga. Di awal bulan Agustus 2007, harga saham global mengalami penurunan. Krisis ini kemudian juga berimbas ke Eropa karena menurunkan harga saham global. Nilai dolar Amerika saat itu juga melemah.

Warga Amerika Seikat juga sulit memperoleh pinjaman dari bank karena kredit bertambah mahal dan bank enggan memberikan pinjaman. Bank melakukan tindakan itu untuk mencegah mortgage yang semakin meluas. Kejadian ini menyebabkan melambatnya pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan inflasi Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved