BRGM Cetak Petani Gambut Inovatif dan Berkelanjutan

Jum'at, 24 September 2021 - 21:33 WIB
loading...
BRGM Cetak Petani Gambut...
Monihar, petani wanita asal Desa Mandala Jaya, Betara, Tanjung Jabung Barat, Jambi yang mengaku merasakan manfaat luar biasa dari pelatihan SLPG. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) terus berupaya mencetak generasi petani baru, terutama petani inovatif yang mengolah lahan gambut secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut (SLPG) yang memperkenalkan pertanian alami dengan tidak membakar lahan.

“Para petani perlu solusi praktis dalam pertanian. Mereka kita beri materi terkait konsep dasar ekosistem gambut, teknik hingga praktik langsung pembuatan pupuk organik, pembenah tanah dan pestisida alami,” kata Kepala Kelompok Kerja Bidang Edukasi dan Sosialisasi BRGM, Suwignya Utama dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September seakan menjadi momen bersejarah bagi para petani di seluruh Indonesia. Pada perayaan inilah, para petani membuktikan peran mereka sebagai pahlawan pangan yang mampu memperkuat Indonesia. Pasalnya, sebuah negara bisa kuat apabila dapat memenuhi ketersediaan pangan bagi seluruh rakyatnya.

Baca Juga : Potensi Besar Bank Digital Bidik 75% Masyarakat Unbanked

“Di Hari Tani Nasional ini, kita bisa lihat banyak petani gambut yang sudah bisa mengolah lahannya tanpa membakar. Bahkan, pertanian alami dan berkelanjutan juga terbukti bisa meningkatkan kesejahteraan mereka,” sambungnya.

Suwignya mengatakan, pertanian alami sangat memberikan banyak manfaat, selain bisa menjaga kesuburan dan mencegah kerusakan tanah, pertanian tanpa bakar juga bisa berkontribusi pada pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama di lahan gambut.

Meski sebelumnya banyak tantangan yang dihadapi, tutur Suwignya, namun pelatihan SLPG yang dilakukan oleh BRGM mulai menuai hasil dengan mencetak kader-kader SLPG yang terdiri dari para petani gambut di wilayah kerja BRGM, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Papua.

Salah satunya Monihar, petani wanita asal Desa Mandala Jaya, Betara, Tanjung Jabung Barat, Jambi yang mengaku merasakan manfaat luar biasa dari pelatihan SLPG.

“Kami sejak ada SLPG BRGM gak pernah beli pupuk atau pakai pupuk kimia, sekarang organik semua. Bahannya kan dari pekarangan semua seperti limbah, kotoran kambing, dedaunan dan lainnya,“ ungkapnya.

Sukses mengolah lahan gambut seluas 800 meter dengan tanaman hortikultura, Monihar menularkan ilmu yang didapat dengan mengajak ibu-ibu di desa untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka dengan menanam sayuran maupun rempah-rempah seperti jahe, yang bisa diolah menjadi produk makanan maupun minuman herbal.

“Saya pesan ke petani atau petani wanita usahakan jangan bakar lahan, karena kami sudah merasakan awalnya membakar itu bagus tapi lama-lama tanahnya rusak, kalau ditanami itu engga bagus, ini saya rasakan sendiri. Selain itu namanya kita perempuan jangan mengandalkan suami, biarpun engga punya lahan, coba maksimalkan pekarangan, usahakan untuk tanam sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ungkapnya.

Adapun petani gambut lainnya yaitu Badri, Kader SLPG di Desa Buantan Lestari, Bunga Raya, Siak, Riau. Dirinya menyadari, jika membakar lahan bisa menyebabkan polusi udara, lahan menjadi rusak, bahkan bakteri atau mikroba dalam tanah juga ikut rusak.

Baca Juga : Jokowi Apresiasi Gerakan Vaksinasi 7 Juta Warga Perkebunan

“Alhamdulillah setelah diaplikasikan dari pelatihan SLPG sangat memuaskan, kami diajarkan pentingnya bakteri, unsur hara dan membuat pestisida nabati, itu sangat membantu meminimalkan pengeluaran untuk bertani. Salah satu yang saya senang pengolahan lahannya.” ungkap Badri yang mengaku puas memanen tiga kuintal sawi di lahan garapannya.

Menurutnya, pelatihan mengolah lahan gambut tanpa bakar tidak hanya memberikan ilmu kepada dirinya saja, tapi juga ia ajarkan ke petani lain, warga sekitar, hingga para pelajar sekolah.

“Kegiatan ini sangat positif dan membantu masyarakat, petani dan warga pemuda, sebagai generasi penerus hidup di lahan gambut harus bangga karena kita orang-orang yang terpilih. Terimakasih juga BRGM telah support petani gambut,” pungkasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved