Potensi Besar Bank Digital Bidik 75% Masyarakat Unbanked
Jum'at, 24 September 2021 - 20:14 WIB
loading...
Bank digital akan lebih berkembang jika mau bertumbuh atau berkolaborasi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Tren digitalisasi memungkinkan akses ke perbankan bisa lebih besar, terlebih dengan bermunculannya bank digital. Hal ini diharapkan menjadi solusi atas upaya pemerintah mendongkrak inklusi keuangan di Tanah Air.
Sebagai catatan, jumlah masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke perbankan masih sangat besar. Menurut data Google, Temasek, dan Bain pada tahun lalu terdapat 75% masyarakat Indonesia yang masuk dalam golongan underbanked dan unbanked.
Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Satria Sjahrir mengatakan, maraknya bank digital menjadi peluang bagi para penyedia pendanaan berbasis platform digital di luar perbankan.
“Mungkin secara garis besar bukan melihat dari sisi tren, kalau mau melihat garis besarnya kan 75% masyarakat Indonesia tidak memiliki akses bank. Jadi apa yang dilakukan temen-temen dalam berbisnis di dunia teknologi atau dunia digital sebenarnya mereka ingin meng-address masalah terbesar di mana 3/4 dari masyarakat Indonesia tidak memiliki akses bank,” ujar Pandu yang juga Ketua Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) dalam diskusi Bank Banten x Mirae Asset Sekuritas yang digelar virtual di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
Baca juga: Dirut Bank Mandiri Ungkap, 1 dari 7 Akun Baru adalah Penipu
Sebagai catatan, jumlah masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke perbankan masih sangat besar. Menurut data Google, Temasek, dan Bain pada tahun lalu terdapat 75% masyarakat Indonesia yang masuk dalam golongan underbanked dan unbanked.
Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Satria Sjahrir mengatakan, maraknya bank digital menjadi peluang bagi para penyedia pendanaan berbasis platform digital di luar perbankan.
“Mungkin secara garis besar bukan melihat dari sisi tren, kalau mau melihat garis besarnya kan 75% masyarakat Indonesia tidak memiliki akses bank. Jadi apa yang dilakukan temen-temen dalam berbisnis di dunia teknologi atau dunia digital sebenarnya mereka ingin meng-address masalah terbesar di mana 3/4 dari masyarakat Indonesia tidak memiliki akses bank,” ujar Pandu yang juga Ketua Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) dalam diskusi Bank Banten x Mirae Asset Sekuritas yang digelar virtual di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
Baca juga: Dirut Bank Mandiri Ungkap, 1 dari 7 Akun Baru adalah Penipu
Lihat Juga :