Efek Kasus Evergrande China Justru Bagus Buat Indonesia, Kok Bisa?
Minggu, 26 September 2021 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Regulasi pemerintah bisa secara signifikan mengubah prospek suatu perusahaan atas nama kepentingan nasional. Tidak ada pertimbangan apakah investor untung atau rugi.
"Investor mulai melihat harus ada diskon terhadap financial asset dari China karena faktor regulatory risk terlalu tinggi. Pemerintah sewaktu-waktu bisa mengubah suatu perusahaan yang untung tiba-tiba dalam satu hari bisa berubah menjadi kurang beruntung," tukasnya.
Selain properti, China merupakan salah satu konsumen terbesar batubara dari Indonesia. Selain batu bara, Indonesia juga getol mengekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ke China.
Baca juga: Gapki Proyeksikan Ekspor Sawit Tahun Ini Capai Rp400 Triliun
Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan, kemungkinan kasus Evergrande tersebut tidak benar-benar mempengaruhi Indonesia saat ini. Dileep menyebut, pada tahun periode normal, persentase penjualan batubara BUMI yang diekspor ke China sekitar 20%.
"Investor mulai melihat harus ada diskon terhadap financial asset dari China karena faktor regulatory risk terlalu tinggi. Pemerintah sewaktu-waktu bisa mengubah suatu perusahaan yang untung tiba-tiba dalam satu hari bisa berubah menjadi kurang beruntung," tukasnya.
Selain properti, China merupakan salah satu konsumen terbesar batubara dari Indonesia. Selain batu bara, Indonesia juga getol mengekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ke China.
Baca juga: Gapki Proyeksikan Ekspor Sawit Tahun Ini Capai Rp400 Triliun
Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan, kemungkinan kasus Evergrande tersebut tidak benar-benar mempengaruhi Indonesia saat ini. Dileep menyebut, pada tahun periode normal, persentase penjualan batubara BUMI yang diekspor ke China sekitar 20%.
Lihat Juga :