Erick Thohir Instruksikan BUMN Terapkan Strategi Menyerang

Selasa, 28 September 2021 - 16:39 WIB
loading...
Erick Thohir Instruksikan...
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan BUMN jangan hanya menerapkan strategi bisnis bertahan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan meski pandemi Covid-19 belum berakhir, namun perusahaan pelat merah diharap bisa mulai menjalankan strategi bisnis menyerang.

Erick mengungkap, banyak perusahaan yang coba menjalankan strategi bertahan di tengah pandemi Covid-19, namun Kementerian BUMN justru melihat hal sebaliknya.

Baca juga: Utang Krakatau Steel Tembus Rp31 Triliun, Erick Thohir: Ada Indikasi Korupsi

"Setelah melalui diskusi dengan banyak pihak profesional, justru ini eranya kita untuk menyerang, bukan hanya bertahan," ujar Erick Selasa (28/9/2021).

Dia meyakini strategi bisnis bertahan hari ini yang banyak diterapkan banyak pelaku usaha nantinya hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Bisa muncul potensi-potensi masalah yang pada akhirnya berdampak terhadap perusahaan, sehingga menjadi tertinggal dan justru mengalami keterpurukan pasca-pandemi.

"Maka saat ini adalah momentum yang bagus untuk kita semua mengantisipasi perubahan yang terjadi," katanya.

Baca juga: Kemendikbudristek Minta Guru Tenang Menunggu Pengumuman Seleksi PPPK

Erick menambahkan, Kementerian BUMN juga akan terus mendorong transformasi di BUMN. Langkah itu dilakukan untuk terus meningkatkan performa perusahaan milik negara.

"Ini merupakan hal yang penting, karena kami tidak mau terlena. Apalagi sekarang ini upaya kita dalam melakukan transformasi BUMN sebenarnya juga sudah mulai terlihat dampak positifnya," lanjut dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved