Wall Street Ambrol 2% Dipicu Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Rabu, 29 September 2021 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Sektor layanan komunikasi anjlok 2,8%, persentase penurunan satu hari terbesar di sektor ini sejak Januari. Sementara itu, indeks pertumbuhan S&P ditutup pada level terendah sejak Juli dan mencatat penurunan persentase satu hari terbesar sejak Februari.

"Gambaran besarnya adalah lonjakan imbal hasil yang tiba-tiba dalam seminggu terakhir, yang telah menyebabkan mentalitas 'jual dulu, ajukan pertanyaan kemudian'," Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial di Charlotte, North Carolina dikutip Reuters, Rabu (28/9/2021).

Baca juga: Lanjutkan Pelemahan, IHSG Dibuka Turun 21 Poin ke Level 6.092

"(Tapi) ada banyak faktor yang membebani sentimen hari ini," tambah Detrick. Negosiasi di Washington dengan plafon utang dan tagihan pengeluaran dan potensi pajak yang lebih tinggi telah membebani jiwa investor secara keseluruhan dan telah menyebabkan aksi jual yang cukup besar.

Indeks acuan juga menetapkan arah untuk kinerja kuartalan terlemahnya sejak pandemi COVID-19 membuat ekonomi global bertekuk lutut. Kelemahan merasuki sebagian besar kelas aset, termasuk emas, menunjukkan sentimen risk-off yang meluas.

Imbal hasil Treasury AS terus meningkat, dengan yield hasil 10-tahun mencapai level tertinggi sejak Juni, karena ekspektasi inflasi memanas dan kekhawatiran tumbuh bahwa Federal Reserve (the Fed) AS dapat mempersingkat waktunya untuk pengetatan kebijakan moneternya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved