BKPM: China, Korea dan Jepang Berebutan Investasi di Indonesia
Rabu, 29 September 2021 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Di luar negara-negara tadi, lanjut Bahlil, negara-negara Eropa juga telah melirik Indonesia untuk tempat investasinya. Salah satunya, Belanda, menjadi penyumbang terbesar dari Eropa yang berinvestasi di Indonesia.
Baca Juga: Pria Israel Ini Tega Bunuh Ibunya Gara-gara Pindah Agama
"Eropa sekarang mulai menjadikan Indonesia tujan investasi alternatif yang menjadi skala priotas. Dan kami melihat Belanda menjadi up ketika Inggris keluar dari Euro dan bahkan Amerika Serikat itu urutan ketujuh," paparnya.
Sebagai informasi, Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi Indonesia sepanjang April-Juni 2021 mencapai sebesar Rp223 triliun. Kinerja ini naik 16,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp191,9 triliun. Begitu pula dibandingkan dengan kuartal I-2021 yang sebesar Rp 219,7 triliun, naik sebesar 1,5%.
Adapun, realisasi kuartal II-2021 ditopang oleh investasi langsung asing (penanaman modal asing/PMA) yang menyumbang 52,4% dari total investasi. Nilainya tercatat sebesar Rp116,8 triliun atau naik 19,6% secara tahunan dan 4,5% secara kuartalan.
Baca Juga: Pria Israel Ini Tega Bunuh Ibunya Gara-gara Pindah Agama
"Eropa sekarang mulai menjadikan Indonesia tujan investasi alternatif yang menjadi skala priotas. Dan kami melihat Belanda menjadi up ketika Inggris keluar dari Euro dan bahkan Amerika Serikat itu urutan ketujuh," paparnya.
Sebagai informasi, Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi Indonesia sepanjang April-Juni 2021 mencapai sebesar Rp223 triliun. Kinerja ini naik 16,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp191,9 triliun. Begitu pula dibandingkan dengan kuartal I-2021 yang sebesar Rp 219,7 triliun, naik sebesar 1,5%.
Adapun, realisasi kuartal II-2021 ditopang oleh investasi langsung asing (penanaman modal asing/PMA) yang menyumbang 52,4% dari total investasi. Nilainya tercatat sebesar Rp116,8 triliun atau naik 19,6% secara tahunan dan 4,5% secara kuartalan.
(fai)
Lihat Juga :