Ini 5 Desain Program PEN yang Disiapkan Pemerintah
Kamis, 30 September 2021 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Kedua adalah perlindungan sosial. Wamenkeu menekankan bahwa masyarakat miskin dan rentan perlu diberikan dukungan perlindungan sosial. "Karena penjaminan sosial merupakan akar untuk pembangunan," tegasnya.
Baca Juga: Mengejutkan, Misil yang Ditembakkan Korut Ternyata Rudal Hipersonik
Selanjutnya, yang ketiga adalah program-program prioritas di kementerian/lembaga (K/L). Dengan turunnya kasus penularan akhir-akhir ini, program-program K/L bisa didorong lebih cepat karena program-program ini dimaksudkan sebagai program program padat karya.
Keempat adalah pemberian insentif pajak. Wamenkeu menyebut bahwa PPh pasal 25, PPh pasal 22 dan PPnBM untuk kendaraan bermotor diberikan relaksasi, kemudian PPN untuk properti serta pajak final UMKM juga ditanggung pemerintah.
Pemerintah mengharapkan pemberian insentif perpajakan ini bisa memberikan dukungan bagi masyarakat dan dunia usaha guna melewati masa sulit akibat pandemi.
"Dan yang terakhir adalah dukungan UMKM dan korporasi, yang diantaranya pemberian subsidi bunga KUR dan penempatan dana pemerintah di perbankan. Pemerintah menaruh uang di Himbara dan juga di bank-bank pembangunan daerah, harapannya tentu supaya uang yang diberikan itu kemudian dipakai untuk menggulirkan kredit," jelasnya.
Baca Juga: Mengejutkan, Misil yang Ditembakkan Korut Ternyata Rudal Hipersonik
Selanjutnya, yang ketiga adalah program-program prioritas di kementerian/lembaga (K/L). Dengan turunnya kasus penularan akhir-akhir ini, program-program K/L bisa didorong lebih cepat karena program-program ini dimaksudkan sebagai program program padat karya.
Keempat adalah pemberian insentif pajak. Wamenkeu menyebut bahwa PPh pasal 25, PPh pasal 22 dan PPnBM untuk kendaraan bermotor diberikan relaksasi, kemudian PPN untuk properti serta pajak final UMKM juga ditanggung pemerintah.
Pemerintah mengharapkan pemberian insentif perpajakan ini bisa memberikan dukungan bagi masyarakat dan dunia usaha guna melewati masa sulit akibat pandemi.
"Dan yang terakhir adalah dukungan UMKM dan korporasi, yang diantaranya pemberian subsidi bunga KUR dan penempatan dana pemerintah di perbankan. Pemerintah menaruh uang di Himbara dan juga di bank-bank pembangunan daerah, harapannya tentu supaya uang yang diberikan itu kemudian dipakai untuk menggulirkan kredit," jelasnya.
(fai)
Lihat Juga :