Ini 5 Desain Program PEN yang Disiapkan Pemerintah

Kamis, 30 September 2021 - 15:20 WIB
loading...
Ini 5 Desain Program...
Pemerintah membagi program pemulihan ekonomi ke dalam 5 bagian besar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah membagi 5 bagian besar proses Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak pandemi Covid-19 . Dari 5 bagian ini, komponen kesehatan memperoleh alokasi anggaran terbesar.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebutkan, yang pertama adalah komponen kesehatan. Pemerintah mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk mendorong fungsi kesehatan seperti pelaksanaan tracing, testing, treatment, serta isolasi pasien.

Baca Juga: Duh, Anggaran Kesehatan Bisa Membengkak Jadi Rp300 Triliun

Dalam hal ini pemerintah juga menguatkan pelaksanaan program vaksinasi dan koordinasi pusat dan daerah untuk mendorong fungsi kesehatan. Pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp214,95 triliun pada tahun ini.

"Kalau biasanya di dalam peraturan perundang-undangan itu selalu dinyatakan untuk anggaran kesehatan minimal 5% dari total belanja negara, maka tahun ini ada sekitar 8%. Tahun depan, kita perkirakan antara 8-9% belanja negara untuk kesehatan. Dan ini tentu untuk mempersiapkan fungsi kesehatan kita," papar Suahasil Nazara dalam keterangan resmiyang dikutip MNC Portal Indonesia, Kamis (30/9/2021).

Kedua adalah perlindungan sosial. Wamenkeu menekankan bahwa masyarakat miskin dan rentan perlu diberikan dukungan perlindungan sosial. "Karena penjaminan sosial merupakan akar untuk pembangunan," tegasnya.

Baca Juga: Mengejutkan, Misil yang Ditembakkan Korut Ternyata Rudal Hipersonik

Selanjutnya, yang ketiga adalah program-program prioritas di kementerian/lembaga (K/L). Dengan turunnya kasus penularan akhir-akhir ini, program-program K/L bisa didorong lebih cepat karena program-program ini dimaksudkan sebagai program program padat karya.

Keempat adalah pemberian insentif pajak. Wamenkeu menyebut bahwa PPh pasal 25, PPh pasal 22 dan PPnBM untuk kendaraan bermotor diberikan relaksasi, kemudian PPN untuk properti serta pajak final UMKM juga ditanggung pemerintah.
Pemerintah mengharapkan pemberian insentif perpajakan ini bisa memberikan dukungan bagi masyarakat dan dunia usaha guna melewati masa sulit akibat pandemi.

"Dan yang terakhir adalah dukungan UMKM dan korporasi, yang diantaranya pemberian subsidi bunga KUR dan penempatan dana pemerintah di perbankan. Pemerintah menaruh uang di Himbara dan juga di bank-bank pembangunan daerah, harapannya tentu supaya uang yang diberikan itu kemudian dipakai untuk menggulirkan kredit," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Program Gentengisasi...
Program Gentengisasi Prabowo, Menteri Ara: Kami Persiapkan
Juda Agung Calon Kuat...
Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Baru, Begini Respons Istana
Jelang Tutup Tahun 2025,...
Jelang Tutup Tahun 2025, Sisa Anggaran MBG Masih Rp18,1 Triliun
Pemerintah Salurkan...
Pemerintah Salurkan Dana Bantuan Rp4 Miliar ke 52 Kabupaten Terdampak Bencana Sumatera
Kadin Bakal Gelar Rapimnas...
Kadin Bakal Gelar Rapimnas 2025, Evaluasi Kinerja Sekaligus Dorong Usulan ke Pemerintah
Pesan Prabowo di Rapat...
Pesan Prabowo di Rapat Konsolidasi MBG: Jangan Sampai Melakukan Penyimpangan
Gus Lilur Ungkap Kunci...
Gus Lilur Ungkap Kunci MBG Bisa Meroket
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Rekomendasi
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved