Jelang Presidensi G20, Indonesia Siapkan Kolaborasi Pelestarian Air
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 05:30 WIB
loading...
Menteri KLHK Siti Nurbaya ketika menjadi salah satu pembicara kunci dalam acara High-level Dialogue on Water menyambut Presidensi G20 2021.
A
A
A
JAKARTA - Indonesia dalam berbagai strata pemerintahan bekerja keras untuk mewujudkan komitmen global dalam menjaga kelestarian sumber daya air . Hal itu disampaikan Menteri KLHK Siti Nurbaya ketika menjadi salah satu pembicara kunci dalam acara High-level Dialogue on Water menyambut Presidensi G20 2021 .
Menteri Siti kemudian menjelaskan tentang peran esensial sumber daya air berkelanjutan dalam pengelolaan DAS, penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta pembangunan keamanan pangan dan energi di Indonesia.
"Indonesia juga mendukung langkah-langkah perundingan dan kerja sama global terkait kelestarian sumber daya air yang sedang berlangsung," kata dia seperti dikutip melalui pernyataan resmi, Kamis (30/9/2021).
Baca Juga: Hadiri Pertemuan Menlu G20 Soal Afghanistan, Ini yang Disampaikan Retno
Menteri LHK juga menyampaikan beberapa capaian signifikan yang telah dilakukan Pemerintah. Sebagai contoh, instalasi daur ulang air wudhu di Masjid Nasional Istiqlal. Dimana kapasitas terpasang untuk mengolah air limbah fasilitas ini bisa mencapai 96 meter kubik per hari, lebih dari cukup untuk menyediakan air bersih bagi setidaknya delapan ribu jemaah setiap hari.
Menteri Siti kemudian menjelaskan tentang peran esensial sumber daya air berkelanjutan dalam pengelolaan DAS, penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta pembangunan keamanan pangan dan energi di Indonesia.
"Indonesia juga mendukung langkah-langkah perundingan dan kerja sama global terkait kelestarian sumber daya air yang sedang berlangsung," kata dia seperti dikutip melalui pernyataan resmi, Kamis (30/9/2021).
Baca Juga: Hadiri Pertemuan Menlu G20 Soal Afghanistan, Ini yang Disampaikan Retno
Menteri LHK juga menyampaikan beberapa capaian signifikan yang telah dilakukan Pemerintah. Sebagai contoh, instalasi daur ulang air wudhu di Masjid Nasional Istiqlal. Dimana kapasitas terpasang untuk mengolah air limbah fasilitas ini bisa mencapai 96 meter kubik per hari, lebih dari cukup untuk menyediakan air bersih bagi setidaknya delapan ribu jemaah setiap hari.
Lihat Juga :