Penawaran ORI020 Dimulai Hari Ini, Begini Cara Pemesanannya

Senin, 04 Oktober 2021 - 10:56 WIB
loading...
Penawaran ORI020 Dimulai...
Masa penawaran ORI020 berlangsung mulai 4-21 Oktober 2021. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah pada tahun ini kembali menawarkan produk SBN (Surat Berharga Negara) Ritel yaitu Obligasi Negara Ritel seri ORI020. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan, ORI020 merupakan seri instrumen SBN ritel yang terakhir pada tahun 2021.

Masa penawaran ORI020 berlangsung mulai hari ini hingga 21 Oktober 2021 dengan minimum pemesanan Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta, serta maksimum pemesanan Rp2 miliar.

"Masyarakat dapat berinvestasi langsung melalui 27 chanel online mitra distribusi yang bekerja sama dengan pemerintah, ada bank, perusahaan sekuritas, fintech dan lain-lain," ujar Luky dalam Virtual Launching ORI020, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II

Secara umum terdapat 4 langkah mudah untuk berinvestasi ORI020. Pertama registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi. Mengutip laman kementerian keuangan, calon investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis).

Masyarakat nantinya dapat memasukkan data-data antara lain data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga. Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis.

Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan ORI020 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ORI020.

Baca juga: Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond

Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi.

Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

Setelah pembayaran, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi ORI020 pada tanggal setelmen/penerbitan.

Setelah setelmen, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan ORI020 kepada Mitra Distribusi. "Seluruh dana yang didapatkan dari ORI020 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN 2021. Penggunaan APBN ini termasuk dalam upaya dan penanganan dampak dari pandemi Covid 19," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Purbaya Sebut Butuh...
Purbaya Sebut Butuh Waktu Jaga Rupiah Lewat SBN: Kita Bantu Sedikit-sedikit
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved