AIA Gandeng Prodia Tingkatkan Gaya Hidup Sehat ke Nasabah
Rabu, 06 Oktober 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengungkapkan, selama pandemi, perhatian masyarakat lebih tertuju pada Covid-19, sementara beberapa penyakit yang juga mengkhawatirkan tidak terlalu terekspos. Ancaman penyakit serius seperti kolesterol, diabetes melitus hingga hipertensi sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum pandemi. Hingga saat ini WHO mencatat angka kematian terbanyak bukan karena Covid-19 melainkan dari penyakit tidak menular.
Berdasarkan data Kemenkes 2017, Riskesdas 2018 serta beberapa research & clinical practice, setidaknya ada 71.000 kasus DBD, sekitar 3 juta kasus dari hepatitis, 90% wanita dan ibu hamil mengalami defisiensi vitamin D serta sekitar dari 463 juta kasus untuk diabetes melitus diseluruh dunia.
“Di sinilah peran medical check-up menjadi penting. Kemitraan kami bersama AIA melalui AIA Vitality, memberikan akses yang mudah terhadap medical check-up serta menyediakan berbagai program yang dapat membantu masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat sebagai tindakan preventif,” ujarnya.
Baca Juga : Optimisme atas Pajak Horang Kayah Bikin Rupiah Tak Goyah
Sepanjang tahun 2018 hingga 2020, diketahui bahwa tiga jenis pemeriksaan tertinggi yang dilakukan masyarakat Indonesia antara lain pemeriksaan kadar kolesterol, diabetes dan defisiensi vitamin D. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 mengungkapkan, 35% penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dari batas normal. Kondisi ini juga diperburuk dengan prevalensi kolesterol baik (HDL) yang rendah menurut BMC Public Health 2019.
Gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan instan dan berminyak, kebiasaan merokok, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi kontribusi utama penyebab tingginya angka lemak jahat di dalam tubuh.
Berdasarkan data Kemenkes 2017, Riskesdas 2018 serta beberapa research & clinical practice, setidaknya ada 71.000 kasus DBD, sekitar 3 juta kasus dari hepatitis, 90% wanita dan ibu hamil mengalami defisiensi vitamin D serta sekitar dari 463 juta kasus untuk diabetes melitus diseluruh dunia.
“Di sinilah peran medical check-up menjadi penting. Kemitraan kami bersama AIA melalui AIA Vitality, memberikan akses yang mudah terhadap medical check-up serta menyediakan berbagai program yang dapat membantu masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat sebagai tindakan preventif,” ujarnya.
Baca Juga : Optimisme atas Pajak Horang Kayah Bikin Rupiah Tak Goyah
Sepanjang tahun 2018 hingga 2020, diketahui bahwa tiga jenis pemeriksaan tertinggi yang dilakukan masyarakat Indonesia antara lain pemeriksaan kadar kolesterol, diabetes dan defisiensi vitamin D. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 mengungkapkan, 35% penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dari batas normal. Kondisi ini juga diperburuk dengan prevalensi kolesterol baik (HDL) yang rendah menurut BMC Public Health 2019.
Gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan instan dan berminyak, kebiasaan merokok, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi kontribusi utama penyebab tingginya angka lemak jahat di dalam tubuh.
(dar)
Lihat Juga :