Akibat Corona, Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Jadi 0%

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:41 WIB
loading...
Akibat Corona, Bank...
Bank Dunia prediksi ekonomi Indonesia hanya 0% akibat dampak corona. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Dunia memprediksi perekonomian Indonesia akan berada di level 0% karena tertekan pandemi virus corona (Covid-19).

Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia, Ralph Van Doorn mengatakan, asumsi tersebut berdasarkan dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan sejak April 2020.

"Implementasi PSBB dari bulan April hingga Mei dan bahkan (bisa) sampai Juni menjadi faktor pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa diangka 0%," kata Ralph di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Dia melanjutkan anjloknya pertumbuhan ekonomi Indonesia terjadi akibat perlambatan konsumsi rumah tangga karena banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaannya atau menjadi korban dirumahkan dan PHK.

"Selain itu, akibat minimnya kegiatan ekonomi dan menurunnya kepercayaan konsumen," katanya. Baca: Dampak Corona Membuat Ekonomi Indonesia Rugi Rp320 Triliun

Ralph meminta agar pemerintah fokus menyelesaikan masalah krisis kesehatannya lebih dahulu sebelum buru-buru memulai era new normal. Setelah itu, barulah mulai membuka kegiatan ekonominya secara bertahap.

"Dimulai dari membantu perusahaan yang terkena dampak sambil menghindari moral hazard dan erosi basis pajak. Lalu, memperbaiki perbankan. Dan bekali pekerja dengan keterampilan serta membantu pengusaha menarik kembali pekerjanya," sarannya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved