Susi Pudjiastuti Ingatkan Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan Saat Bertemu Pemimpin Muda
Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:24 WIB
loading...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti memberi pesan khusus soal pembangunan keberlangsungan saat bertemu dengan pemimpin muda dari Aceh hingga Papua. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti memberi pesan khusus dalam pelatihan kepemimpinan Kader Bangsa Fellowship Program atau KBPF Angkatan 9. Salah satunya, Susi berpesan agar para pemimpin muda dapat belajar dan berbuat lebih baik lagi dari generasi kepemimpinan sebelumnya dalam membangun Indonesia yang lebih baik, adil dan berkelanjutan .
Baca Juga: Kisah Susi Pudjiastuti: Utang Beli Pesawat, Dihantam Pandemi hingga Niat Surati Sri Mulyani
Susi Pudjiastuti meminta, para anak muda untuk lebih peduli, cerdas dan bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Para pemimpin muda harus komit menjaga sumber daya alam Indonesia, termasuk laut dan perairan nasional melalui eksplorasi dan eksploitasi yang terukur dan sustainable," kata Susi dalam acara pelatihan yang dilakukan secara daring dan diikuti 100 pemimpin muda dari Aceh sampai Papua.
Susi menilai kebijakan pengelolaan laut saat ini terlalu longgar. Susi berharap ada perubahan dalam hal ini sehingga nelayan dan rakyat Indonesia bisa mendapatkan ikan dan memanfaatkan perairan nasional sesuai kebutuhan rakyat dan kepentingan nasional.
Baca Juga: Kisah Susi Pudjiastuti: Utang Beli Pesawat, Dihantam Pandemi hingga Niat Surati Sri Mulyani
Susi Pudjiastuti meminta, para anak muda untuk lebih peduli, cerdas dan bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Para pemimpin muda harus komit menjaga sumber daya alam Indonesia, termasuk laut dan perairan nasional melalui eksplorasi dan eksploitasi yang terukur dan sustainable," kata Susi dalam acara pelatihan yang dilakukan secara daring dan diikuti 100 pemimpin muda dari Aceh sampai Papua.
Susi menilai kebijakan pengelolaan laut saat ini terlalu longgar. Susi berharap ada perubahan dalam hal ini sehingga nelayan dan rakyat Indonesia bisa mendapatkan ikan dan memanfaatkan perairan nasional sesuai kebutuhan rakyat dan kepentingan nasional.
Lihat Juga :