Berambisi Jadi Produsen Terbesar Produk Halal Dunia, Pemerintah Siapkan Ini
Selasa, 12 Oktober 2021 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
State of the Global Islamic Economy Report mendefinisikan “Islamic Economy” sebagai kegiatan ekonomi yang menyentuh banyak sektor. Meskipun terpengaruh oleh pandemi Covid-19, sektor ekonomi halal akan terus tumbuh hingga mencapai USD2,4 triliun pada 2024.
Untuk makanan halal, konsumsi muslim dunia mencapai USD1,17 triliun pada 2019 dan diprediksi USD1,38 triliun pada 2024. Untuk industri kosmetik halal, konsumsi muslim dunia mencapai USD66 miliar pada 2019 dan USD76 miliar pada 2024. Sedangkan untuk industri konsumen farmasi dunia, konsumsi muslim dunia mencapai USD94 miliar pada 2019 dan diprediksi USD105 miliar pada 2024.
(Baca juga:Akselerasi Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Gelar IHIA 2021)
Pada kesempatan yang sama Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan optimal bagi setiap umat muslim di tanah air untuk mendapatkan berbagai kebutuhan yang dikonsumsi maupun dipakai yang dijamin kehalalannya. “Pemerintah sangat memberikan perhatian pada pelayanan terhadap umat, produsen termasuk pabrik-pabrik kita terkait dengan jaminan halal ini,” ujar Nasaruddin.
Saat ini, lanjut dia, Kemenperin memiliki unit kerja yang menangani khusus barang yang tersertifikasi halal. Hal ini membuktikan, bahwa keseriusan pemerintah memastikan setiap produk yang beredar memiliki sertifikasi halal. “Luar biasa, tidak terbayang Kemenperin akan bermain wilayah halal. Kali ini diurusi oleh unit kerja setingkat eselon II,” tuturnya.
Untuk makanan halal, konsumsi muslim dunia mencapai USD1,17 triliun pada 2019 dan diprediksi USD1,38 triliun pada 2024. Untuk industri kosmetik halal, konsumsi muslim dunia mencapai USD66 miliar pada 2019 dan USD76 miliar pada 2024. Sedangkan untuk industri konsumen farmasi dunia, konsumsi muslim dunia mencapai USD94 miliar pada 2019 dan diprediksi USD105 miliar pada 2024.
(Baca juga:Akselerasi Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Gelar IHIA 2021)
Pada kesempatan yang sama Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan optimal bagi setiap umat muslim di tanah air untuk mendapatkan berbagai kebutuhan yang dikonsumsi maupun dipakai yang dijamin kehalalannya. “Pemerintah sangat memberikan perhatian pada pelayanan terhadap umat, produsen termasuk pabrik-pabrik kita terkait dengan jaminan halal ini,” ujar Nasaruddin.
Saat ini, lanjut dia, Kemenperin memiliki unit kerja yang menangani khusus barang yang tersertifikasi halal. Hal ini membuktikan, bahwa keseriusan pemerintah memastikan setiap produk yang beredar memiliki sertifikasi halal. “Luar biasa, tidak terbayang Kemenperin akan bermain wilayah halal. Kali ini diurusi oleh unit kerja setingkat eselon II,” tuturnya.
(dar)
Lihat Juga :