Serap Rights Issue Bank Banten, Mega Karya Anugrah Siapkan Rp1,8 Triliun

Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:05 WIB
loading...
Serap Rights Issue Bank...
Bank Banten akan menerbitkan maksimal 23,39 miliar saham baru seri C dengan nominal Rp50 per saham melalui rights issue. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kelompok usaha Mega Karya Anugrah (MKA) Group berkomitmen untuk membeli saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) senilai Rp1,8 triliun pada Penawaran Umum Terbatas VII (PUT VII) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue Bank Banten.

Direktur Utama MKA, Ade Rudiana mengungkapkan alasan perseroan ingin membeli saham di rights issue Bank Banten ini selaras dengan visi MKA untuk berkontribusi membangun daerah dan sekaligus memperkuat permodalan Bank Banten.

Baca Juga : 216 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik 52 poin ke Level 6.588

“Bank Banten memiliki visi dan misi yang sama terutama dalam upaya pembangunan daerah dan juga dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Dan kami menjadi besar saat ini karena Indonesia. Jadi kami ingin berterimakasih dan berbuat untuk Indonesia, termasuk apa yang akan dilakukan Bank Banten,” kata Ade di Jakarta, Kamis (14/10/2021)

Ade menjabarkan konsorsium MKA Group yang bergerak di bidang pertambangan dan berkantor pusat di Yogyakarta ini telah menunjukkan keseriusannya dengan telah mengalokasii dana untuk membeli saham BEKS di rights issue ini. “Nilainya sebesar Rp1,8 triliun,” ujar Ade.

Selanjutnya, Ade mengatakan pihaknya sedang menunggu lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkaitan dengan rencana pembelian saham Bank Banten.

“Dana yang sudah disiapkan untuk masuk ke BEKS sudah ada di BCA sebesar Rp900 miliar dan sebagian ada di BRI untuk target Rp1,8 triliun yang dibutuhkan BEKS untuk pada PUT VII. Kami sedang memproses finalisasi administrasinya,” ujar Ade menjelaskan.

Pada kesempatan ini, Direktur Bank Banten, Agus Syabarrudin, membenarkan ketertarikan MKA Group terhadap rights issue Bank Banten ini. “Pertemuan Manajemen MKA dan Bank Banten sudah membahas rencana bisnis Bank Banten di masa mendatang. Pertemuan ini menyimpulkan persamaan visi Bank Banten dan MKA Group yang selaras sehingga MKA Group berminat untuk berinvestasi di BEKS,” kata Agus.

Perihal proses administrasi di OJK, Agus memproyeksikan MKA dalam 2-3 hari mendatang mendapat persetujuan dari OJK untuk masuk sebagai investor BEKS pada PUT VII ini. “Karena dana itu sudah stand by untuk beli saham BEKS,” tambah Agus.

Seperti diketahui, Bank Banten akan menerbitkan maksimal23,39 miliar saham baru seri C dengan nominal Rp50 per saham melalui rights issue. Perseroanmenetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp77 per saham. Artinya, total dana yang berpotensi diraih dari aksi korporasi ini mencapai Rp1,8 triliun.

Baca Juga : Dikabarkan Bakal Merger dan Disuntik Modal Alibaba, Ini Jawaban Smartfren

Agus menjelaskan hasil dari penggalangan dana rights issue itu digunakan untuk mengembangkan bisnis Bank Banten, khususnya untuk penyaluran kredit yang porsinya sekitar 65% serta penguatan struktur keuangan perseroan sebesar 35% dari jumlah dana rights issue.

Adapun periode pencatatan (recording date) untuk memperoleh HMETD pada 12 Oktober 2021. Periode perdagangan HMETD berlangsung pada 14 Oktober-21 Oktober 2021. Lalu, tanggal penjatahan dilakukan pada 26 Oktober 2021.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Token EDENA Resmi Tercatat...
Token EDENA Resmi Tercatat di Indodax 5 September
J.P. Morgan Indonesia...
J.P. Morgan Indonesia Soroti Dinamika Ekonomi dan Peluang Pasar Saham
Trump Tuding Siapa Penyebab...
Trump Tuding Siapa Penyebab Jatuhnya Pasar Saham AS dan Dunia
Rekomendasi
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro = Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved