Anggota DPR Ungkap 10 Kelakuan Brengsek Pinjol Ilegal

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:10 WIB
loading...
Anggota DPR Ungkap 10...
Ada 10 tindakan pinjaman online ilegal yang dianggap meresahkan masyarakat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mengemukakan 10 aspirasi yang diterima dari masyarakat terkait jeratan pinjaman online atau pinjol ilegal . 10 aspirasi itu merupakan masalah mendasar.

"Jadi ini aspirasi kami terima dan kami sampaikan ke OJK. Beberapa masalah yang sangat mendasar kemudian bisa menimbulkan keresahan sosial," ujar dia dalam diskusi Polemik Trijaya secara virtual, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Ini 3 Kendala Bareskrim dalam Mengungkap Pinjol Ilegal

Menurutnya, pinjol ilegal lahir dari masalah Indonesia yang masih dihadapkan dengan kemiskinan. Dari situ, masyarakat mengambil jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan meminjam di aplikasi pinjol.

Berikur 10 aspirasi yang diterima Komisi XI DPR:
1. Belum jatuh tempo sudah ditagih
2. Proses peminjaman tidak transparan
3. Tidak ada konfirmasi kenaikan biaya pelunasan
4. Menyadap ponsel dan mengambil data pribadi
5. Menyebarkan SMS ke daftar kontak nasabah
6. Kemudian pengajuan pinjol ditolak tapi nomer diambil alih.
7.Ssuku bunga tak sesuai perjanjian awal
8. Cara penagihan melewati batas kemanusiaan
9. Sering kali sistem eror mengakibatkan tagihan berganda
10. Teror SMS dari debt collector baik ke peminjam atau ke seluruh kontak yang ada di peminjam turut dilakukan

Menurut dia, jika struktur ekonomi masih mengandalkan bantuan sosial yang ada dengan tidak dibarengi upgrade usaha UMKM, bentuk dari pinjol ini akan ada lagi.

"Kalau kita tidak upgrade, usaha mikro menjadi usaha formal dan sustain, saya yakin dan percaya kalau bentuknya beda, dulu rentenir, koperasi, sekarang ada namanya pinjol. Next apalagi karena fundamentalnya tidak kita sentuh," katanya.

Baca juga: Jakarta Gelar Formula E Tahun 2022, Anies: Mari Saksikan Kemajuan Indonesia

Maka itu, Kamrussamad tak hentinya mengingatkan kepada pemerintah bahwa sungguh-sungguh untuk memprioritaskan penciptaan lapangan kerja supaya ekonomi masyarakat tumbuh dengan baik.

"Caranya gimana? Prioritaskan pembangunan yang memang memungkinkan dirasakan masyarakat dengan jangka menengah, bukan pemindahan ibu kota negara," pungkas Kamrussamad.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa...
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa Diingatkan Risiko Pinjol Ilegal hingga Pentingnya Literasi Digital
Tok! Komisi XI DPR Setujui...
Tok! Komisi XI DPR Setujui Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK Baru
Fit And Proper Test...
Fit And Proper Test 10 Calon DK OJK Bakal Digelar Besok, Berikut Daftar Namanya
Pinjol Jadi Favorit...
Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun
Terungkap! Selain Thomas...
Terungkap! Selain Thomas Djiwandono, Ini Nama Dua Kandidat Deputi Gubernur BI
KlikCair Hadirkan KlikNano,...
KlikCair Hadirkan KlikNano, Tawarkan Kemudahan di Tengah Kebutuhan Mendesak
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Wakil Ketua Komisi XI...
Wakil Ketua Komisi XI Pertanyakan Alasan Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil
Cegah Penipuan dan Pinjol...
Cegah Penipuan dan Pinjol Ilegal, Sespimma Polri Dorong UMKM Jabar Melek Literasi Digital
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved