PTPN XIV Unit Kebun Awaya Rencana Ganti Komoditas
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan tersebut, Andi Arwan AP memberikan arahan kepada seluruh karyawan agar selalu semangat bekerja dengan tulus dan ikhlas, gotong royong, semangat memiliki yang tinggi, serta senantiasa berdoa.
Menurut Andi Arwan, selama ini Kebun Awaya-Telpaputih mengalami kerugian yang disebabkan oleh fix cost yang tidak berimbang dengan nilai produksi dan skala usaha. Salah satu penyebabnya adalah tanaman yang umurnya sudah melewati ambang batas produksi.
"Jumlah pokok per hektare sudah jauh dibawah standarisasi, hanya sekitar 120 pokok per hektare dengan standar 500 pokok per hektare atau hanya 24% saja," urainya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/10/2021).
Dia melanjutkan, PTPN XIV perlu melalukan normalisasi yang berimbang antara jumlah karyawan dengan nilai produksi. SEVP Operation bersama jajaran berupaya tidak membiarkan kerugian yang dialami Unit Kebun Awaya berlarut-larut, karena mempengaruhi laba rugi perseroan. Sasaran SEVP Operation adalah menormalisasi kerugian menjadi BEP.
Baca Juga: Sukses Kembangkan Pola Kemitraan Plasma, PTPN V Diapresiasi
Menurut Andi Arwan, selama ini Kebun Awaya-Telpaputih mengalami kerugian yang disebabkan oleh fix cost yang tidak berimbang dengan nilai produksi dan skala usaha. Salah satu penyebabnya adalah tanaman yang umurnya sudah melewati ambang batas produksi.
"Jumlah pokok per hektare sudah jauh dibawah standarisasi, hanya sekitar 120 pokok per hektare dengan standar 500 pokok per hektare atau hanya 24% saja," urainya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/10/2021).
Dia melanjutkan, PTPN XIV perlu melalukan normalisasi yang berimbang antara jumlah karyawan dengan nilai produksi. SEVP Operation bersama jajaran berupaya tidak membiarkan kerugian yang dialami Unit Kebun Awaya berlarut-larut, karena mempengaruhi laba rugi perseroan. Sasaran SEVP Operation adalah menormalisasi kerugian menjadi BEP.
Baca Juga: Sukses Kembangkan Pola Kemitraan Plasma, PTPN V Diapresiasi
Lihat Juga :