Ini Dia Deretan Kinerja Kinclong BUMN Berkat Tangan Dingin Erick Thohir
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
"Termasuk juga indikator-indikator penyediaan lapangan kerja, dan sumbangsih terhadap kesejahteraan masyarakat. Mungkin yang paling bisa diapresiasi walaupun labanya tidak ada adalah progtram BBM satu harga Pertamina serta keberhasilan BUMN karya membangun berbagai infrastuktur," kata Piter.
Dia mengatakan kenaikan laba bersih BUMN tentu bisa dibaca sebagai perbaikan, namun juga jadi tantangan apakah akan terus mampu dipertahankan mengingat perbaikan kinerja lebih disokong perbaikan harga komoditas.
"Kenaikan itu bersifat adhoc karena kenaikan harga komoditas, karena adanya pandemi. Ketika harga komoditas turun, pandemi sudah usai, keuntungan BUMN bisa saja akan kembali turun," ucapnya.
Menurut dia, manfaat BUMN bagi masyarakat bukan dari keuntungan tetapi lebih dari perbaikan pelayanan. Bahkan ketika BUMN merugi bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Contohnya seperti program BBM satu harga. "Program ini program rugi bagi Pertamina, tapi sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kinerja BUMN membaik terlihat dari kenaikan laba bersih korporasi pelat merah. Laba bersih BUMN tercatat sebesar Rp5,77 triliun semester I 2020. Angkanya kemudian meningkat menjadi Rp26,35 triliun pada Januari-Juni 2021.
Erick juga mencatat, total pendapatan BUMN sebesar Rp96,5 triliun pada semester I 2021. Pendapatan tersebut bersumber dari berbagai sektor, mulai energi, keuangan, pertambangan, hingga logistik.
Dia mengatakan kenaikan laba bersih BUMN tentu bisa dibaca sebagai perbaikan, namun juga jadi tantangan apakah akan terus mampu dipertahankan mengingat perbaikan kinerja lebih disokong perbaikan harga komoditas.
"Kenaikan itu bersifat adhoc karena kenaikan harga komoditas, karena adanya pandemi. Ketika harga komoditas turun, pandemi sudah usai, keuntungan BUMN bisa saja akan kembali turun," ucapnya.
Menurut dia, manfaat BUMN bagi masyarakat bukan dari keuntungan tetapi lebih dari perbaikan pelayanan. Bahkan ketika BUMN merugi bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Contohnya seperti program BBM satu harga. "Program ini program rugi bagi Pertamina, tapi sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kinerja BUMN membaik terlihat dari kenaikan laba bersih korporasi pelat merah. Laba bersih BUMN tercatat sebesar Rp5,77 triliun semester I 2020. Angkanya kemudian meningkat menjadi Rp26,35 triliun pada Januari-Juni 2021.
Erick juga mencatat, total pendapatan BUMN sebesar Rp96,5 triliun pada semester I 2021. Pendapatan tersebut bersumber dari berbagai sektor, mulai energi, keuangan, pertambangan, hingga logistik.
Lihat Juga :