Komisaris Bursa Turun Tangan Perkuat Edukasi Investor Ritel
Selasa, 19 Oktober 2021 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
“Dan setelah itu kita juga akan meningkatkan user based kita untuk user acquisition yang lebih bagus lagi untuk mendorong inklusi di pasar modal lebih bagus lagi,” imbuhnya.
Sementara Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa Emtrade memiliki platform strategis yang bisa digunakan investor untuk belajar. Sebagai komisaris BEI, ia pun sangat mendukung pertumbuhan jumlah investor yang dibarengi dengan penguatan edukasinya.
Baca juga: Megawati: Polisi Terbaik Hanya Kapolri Jenderal Hoegeng
Diketahui, berdasarkan data KSEI per 30 September 2021, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6.287.350 single identification number (SID), termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta SID saham. Dari keseluruhan investor pasar modal, 80% merupakan investor muda berusia di bawah 40 tahun (generasi milenial dan Gen Z).
“Saya harap kolaborasi yang strategis ini dapat memperkuat serta memperluas edukasi untuk investor pasar modal di Indonesia. Ini perlu dilakukan supaya pertumbuhan jumlah investor ritel dapat disertai dengan kualitas berupa kesadaran akan risiko dan mau mengikuti proses belajar sebagai investor, bukan hanya kuantitas aja,” ungkap Pandu.
Sementara Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa Emtrade memiliki platform strategis yang bisa digunakan investor untuk belajar. Sebagai komisaris BEI, ia pun sangat mendukung pertumbuhan jumlah investor yang dibarengi dengan penguatan edukasinya.
Baca juga: Megawati: Polisi Terbaik Hanya Kapolri Jenderal Hoegeng
Diketahui, berdasarkan data KSEI per 30 September 2021, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6.287.350 single identification number (SID), termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta SID saham. Dari keseluruhan investor pasar modal, 80% merupakan investor muda berusia di bawah 40 tahun (generasi milenial dan Gen Z).
“Saya harap kolaborasi yang strategis ini dapat memperkuat serta memperluas edukasi untuk investor pasar modal di Indonesia. Ini perlu dilakukan supaya pertumbuhan jumlah investor ritel dapat disertai dengan kualitas berupa kesadaran akan risiko dan mau mengikuti proses belajar sebagai investor, bukan hanya kuantitas aja,” ungkap Pandu.
(uka)
Lihat Juga :