Komisaris Bursa Turun Tangan Perkuat Edukasi Investor Ritel
Selasa, 19 Oktober 2021 - 21:33 WIB
loading...
Edukasi terhadap investor ritel di pasar modal harus terus diperkuat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Komisaris Bursa Efek Indonesia ( BEI ) Pandu Patria Sjahrir tengah mengembangkan dan memperluas edukasi kepada investor ritel di Indonesia. Pandu menggandeng CEO dan Founder Emtrade, Ellen May, untuk merealisasikan kegiatan tersebut.
“Kami sangat senang sekali karena kita dipercaya oleh seorang tokoh di dunia fintech maupun di pasar modal. Dengan support dari beliau, kami siap untuk melayani lebih baik lagi dan meningkatkan jangkauan atau skala layanan secara digital,” ujar Ellen saat dihubungi, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Saham BBCA Resmi Dijual dengan Harga Baru, Analis: Cocok untuk Investasi Jangka Panjang
Berawal dari pengalaman sebagai seorang investor ritel, Ellen yang aktif di pasar modal selama 14 tahun memiliki mimpi besar dalam membangun industri pasar modal Indonesia dalam skala lebih besar secara digital. Sehingga pada 2019 Emtrade diluncurkan sebagai platform edukasi saham berbasis teknologi.
Ellen menjelaskan, dirinya dan Pandu memiliki visi yang sama untuk mendukung pertumbuhan investor pasar modal di Indonesia, khususnya investor ritel. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar investor ritel mendapatkan literasi dan inklusi keuangan dengan benar.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi support yang baru buat Emtrade untuk terus melipatgandakan user base, yang bisa berdampak pada tumbuhnya inklusi dan literasi investor pasar modal secara eksponensial, yang secara tidak langsung juga mendorong perekonomian Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut lagi, kata Ellen, pihaknya akan menggunakan dukungan yang diberikan oleh Pandu untuk melakukan penataan arah bisnis (business direction), mengembangkan teknologi dan otomatisasi, meningkatkan user base serta pengembangan bisnis model perusahaan dari edutech menjadi fintech, sehingga tidak hanya meningkatkan literasi namun juga inklusi digital.
“Kami sangat senang sekali karena kita dipercaya oleh seorang tokoh di dunia fintech maupun di pasar modal. Dengan support dari beliau, kami siap untuk melayani lebih baik lagi dan meningkatkan jangkauan atau skala layanan secara digital,” ujar Ellen saat dihubungi, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Saham BBCA Resmi Dijual dengan Harga Baru, Analis: Cocok untuk Investasi Jangka Panjang
Berawal dari pengalaman sebagai seorang investor ritel, Ellen yang aktif di pasar modal selama 14 tahun memiliki mimpi besar dalam membangun industri pasar modal Indonesia dalam skala lebih besar secara digital. Sehingga pada 2019 Emtrade diluncurkan sebagai platform edukasi saham berbasis teknologi.
Ellen menjelaskan, dirinya dan Pandu memiliki visi yang sama untuk mendukung pertumbuhan investor pasar modal di Indonesia, khususnya investor ritel. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar investor ritel mendapatkan literasi dan inklusi keuangan dengan benar.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi support yang baru buat Emtrade untuk terus melipatgandakan user base, yang bisa berdampak pada tumbuhnya inklusi dan literasi investor pasar modal secara eksponensial, yang secara tidak langsung juga mendorong perekonomian Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut lagi, kata Ellen, pihaknya akan menggunakan dukungan yang diberikan oleh Pandu untuk melakukan penataan arah bisnis (business direction), mengembangkan teknologi dan otomatisasi, meningkatkan user base serta pengembangan bisnis model perusahaan dari edutech menjadi fintech, sehingga tidak hanya meningkatkan literasi namun juga inklusi digital.
Lihat Juga :