Jadi Youtuber Sejumlah Pemuda di Kampung Bisa Beli Mobil, Rumah, dan Lunasi Utang

Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:00 WIB
Jadi Youtuber Sejumlah Pemuda di Kampung Bisa Beli Mobil, Rumah, dan Lunasi Utang
Para pemuda di Dusun Posong Desa/Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowowoso, membuat konten Youtube Foto/ iNews/Bambang Sugiarto
A A A
JAKARTA - Dusun Posong, Kabupaten Bondowoso, Jawa timur, mendapat julukan sebagai "Kampung Youtube r". Julukan itu disematkan karena sebagian besar pemudanya menjadi content creator .

Dari hasil menjadi youtuber, pemuda-pemuda di sana bisa membeli mobil keluaran terbaru, membeli rumah, hingga melunasi utang orang tuanya.

Baca juga: Bikin Konten Mendidik Merupakan Wujud Bela Negara

“Pertama berhasil membahagiakan orang tua, terus melunasi semua utang orang tua, dan juga bisa beli mobil, motor, dan juga alhamdulillah bisa buat rumah,” kata salah satu youtuber Muhammad Jamal Khairullah seperti dikutip dari akun Youtube Buletin iNews, Rabu (20/10/2021).



Keberhasilan pemuda-pemuda Dusun Posong ini tidak lepas dari sosok Imam Januar. Imam-lah yang mengajari para pemuda-pemuda ini membuat konten Youtube hingga akhirnya berhasil.

"Saya dulu awalnya buat sendiri dan dapat banyak uang. Lama-lama saya tidak enak juga, akhirnya mengajak pemuda di kampung. Saya ajari mereka membuat Youtube dan alhamdulillah berhasil, sampai akhirnya desa ini dijuluki Kampung Youtuber," katanya.

Waktu memulai menjadi youtuber, Imam tak lepas dari cemoohan warga sekitar. Maklumlah, profesi yang terbilang baru, langka, dan bahkan aneh buat warga di kampung. Dia juga disindir lantaran dianggap hanya menanggung untung sendirian.

"Waktu itu saya mulai ada cemoohan dari orang ketika hanya bekerja sendirian. Saya mendapatkan sindiran atau merasa kurang bermanfaat ketika saya itu hanya mendapatkan penghasilan sendiri dari Youtubenya,” ujar Imam Januar.

Baca juga: Irlandia Siap Berpesta, Kelab Malam Boleh Buka Setelah 18 Bulan Tutup

Berkat ilmu yang disalurkan oleh Imam kepada pemuda-pemuda Dusun Posong, jumlah pengangguran di kampungnya pun berkurang. Pasalnya, pemuda-pemuda yang baru menyelesaikan sekolah dapat langsung bekerja sendiri dengan menjadi Youtuber.

“Saya memiliki visi bagaimana mengangkat kampung menjadi kampung youtuber dan untuk mengangkat pengangguran. Jadi mengurangi angka pengangguran dan alhamdulillah sekarang sudah hampir semua pemuda yang baru lulus sekolah tidak harus bekerja ke orang lain, tapi sudah menjadi bos sendiri,” tambah dia.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1833 seconds (10.101#12.26)