Bandara Soedirman Sudah Sebulan Tak Layani Penerbangan, Pengamat: Semoga Tak Seperti Kertajati
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Agus menilai, pembangunan bandara JB Soedirman ada yang salah dari sisi studi kelayakan proyek (Feasibility Study) maupun peraturan. "Secara peraturan menteri kan jaraknya dari Cilacap (bandara) cuma 60 Km. Padahal, tidak boleh dalam jarak 60 Km dibangun 2 bandara, harus 100 Km. Itu berarti bikin FS-nya tidak serius," cetusnya.
Baca juga: Pengamat Kritisi Proyek Infrastruktur Mubazir Akibat Studi Kelayakan Tak Memadai
Menurut dia, kejadian ini merupakan salah satu bukti lagi dari minimnya analisis kebijakan untuk pembangunan infrastruktur. "Satu lagi bukti, kalau bangun bandara tanpa FS yang rinci, yang penting cepat, cepat, cepat, terulang lagi. Semoga nasibnya tidak seperti bandara Kertajati," tukasnya.
Sebagai informasi, bandara JB Soedirman mulai beroperasi pada 1 Juni 2021 dengan penerbangan komersial perdana mulai 3 Juni 2021. Citilink menjadi satu-satunya maskapai yang beroperasi di bandara berkode PWL tersebut dan mendapatkan slot penerbangan pada Kamis dan Sabtu untuk mengoperasikan rute Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan sebaliknya.
“Slot penerbangan yang tersedia di Bandara Jenderal Besar Soedirman saat ini adalah rute Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan Surabaya-Purbalingga-Jakarta. AP II bersama Citilink berkomitmen untuk selalu fokus dalam melayani perjalanan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya," ujar Executive General Manager Bandara JB Soedirman Catur Sudarmono dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pengamat Kritisi Proyek Infrastruktur Mubazir Akibat Studi Kelayakan Tak Memadai
Menurut dia, kejadian ini merupakan salah satu bukti lagi dari minimnya analisis kebijakan untuk pembangunan infrastruktur. "Satu lagi bukti, kalau bangun bandara tanpa FS yang rinci, yang penting cepat, cepat, cepat, terulang lagi. Semoga nasibnya tidak seperti bandara Kertajati," tukasnya.
Sebagai informasi, bandara JB Soedirman mulai beroperasi pada 1 Juni 2021 dengan penerbangan komersial perdana mulai 3 Juni 2021. Citilink menjadi satu-satunya maskapai yang beroperasi di bandara berkode PWL tersebut dan mendapatkan slot penerbangan pada Kamis dan Sabtu untuk mengoperasikan rute Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan sebaliknya.
“Slot penerbangan yang tersedia di Bandara Jenderal Besar Soedirman saat ini adalah rute Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan Surabaya-Purbalingga-Jakarta. AP II bersama Citilink berkomitmen untuk selalu fokus dalam melayani perjalanan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya," ujar Executive General Manager Bandara JB Soedirman Catur Sudarmono dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.
(ind)
Lihat Juga :