Sri Mulyani Beberkan Efek Domino yang Picu Krismon 1998
Senin, 25 Oktober 2021 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau utang kita berlipat ganda walaupun tadi utangnya sama tetapi nilai tukar berubah maka penerimaan ada yang dalam bentuk rupiah menjadi tidak bisa mampu untuk membayarnya kembali," jelas dia.
Oleh karenanya, bendahara negara itu melihat krisis terjadi pertama saat itu karena nilai tukar yang fix. Semua perusahaan bank dan korporasi besar sebelumnya mereka pinjam, maka terkena duluan.
"Maka krisis pertama itu ditandai dengan tidak hanya di sektor riil tetapi sektor perbankan. Negara itu sistem keuangan yang pasti terkena secara langsung makanya yang terjadi adalah krisis moneter disebutnya. Jadi ini krisis pertama penyebabnya sangat spesifik," pungkasnya.
Oleh karenanya, bendahara negara itu melihat krisis terjadi pertama saat itu karena nilai tukar yang fix. Semua perusahaan bank dan korporasi besar sebelumnya mereka pinjam, maka terkena duluan.
"Maka krisis pertama itu ditandai dengan tidak hanya di sektor riil tetapi sektor perbankan. Negara itu sistem keuangan yang pasti terkena secara langsung makanya yang terjadi adalah krisis moneter disebutnya. Jadi ini krisis pertama penyebabnya sangat spesifik," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :