Target Bauran Energi Baru Terbarukan 23% Harus Terealisasi 2025

Kamis, 04 Juni 2020 - 08:38 WIB
loading...
Target Bauran Energi...
Target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% harus dikejar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) memberikan efek pada ekonomi Indonesia, termasuk pada sektor energi yang juga punya peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Board of Director at International Geothermal, Abadi Poernomo mengatakan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% harus dikejar. Pasalnya, pemerintah telah menandatangani Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim) pada 2016 lalu dan sudah diundangkan di dalam negeri.

"Ini bisa mempengaruhi proyeksi target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025 mendatang. Karena regulasi untuk proyek ini sudah jelas," kata Abadi di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Dia melanjutkan, EBT yang bisa menaikkan porsi bauran energi bersih adalah panel surya atap atau rooftop di rumah-rumah. Adapun penyesuaian target energi primer yang bukan lagi 400 MTOE, melainkan pada kisaran 300 MTOE atau 280 MTOE, sehingga pembangkitnya juga akan mengalami pengurangan. Sayangnya hingga kini, pengembangannya masih terkendala harga.

"Selain itu, energi matahari bersifat intermiten alias tak stabil pada suatu daerah tergantung cuaca, jadi akan bagus jika ada storage yang bisa menyimpan energi ini," katanya.

Menurut dia, Covid-19 ini menggairahkan pembangkit di Jawa mulai kekurangan beban akibat banyak industri yang tidak beroperasi. Hal ini menjadi perhatian untuk mempertahankan sustainable di tengah merosotnya permintaan (demand). "Jadi 23% harus bisa dicapai asal kita semangat dan kita tidak boleh patah arang," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
PLN Enjiniring Integrasikan...
PLN Enjiniring Integrasikan CSR dengan Strategi Transisi Energi Nasional
Pacu Transisi Energi...
Pacu Transisi Energi 100 Gigawatt Tenaga Surya, Prabowo: Banyak Negara Lebih Menyedihkan
Indonesia Butuh Investasi...
Indonesia Butuh Investasi Rp3.000 Triliun demi Transisi Energi, Dari Mana Duitnya?
Kerja Sama IPE-SmartGreen...
Kerja Sama IPE-SmartGreen Solution, Sepakat Kolaborasi Kuatkan Ekosistem EBT
PLN dan BIB Sepakat...
PLN dan BIB Sepakat Jual Beli 23.040 REC, Dorong Green Mining di Tanah Air
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved