Terdampak Covid-19, Beban Jawa-Bali Turun 3.000 MW

Senin, 13 April 2020 - 15:54 WIB
loading...
A A A
"Pada dasarnya ini bukan kerugian tapi penurunan penjualan akibat terdampak Covid-19. Sehingga langkah alternatif mengurangi beban di sistem Jawa-Bali," ungkap dia.

Dia mengatakan bahwa turunnya beban sistem Jawa-Bali kemudian dimanfaatkan PLN untuk melakukan perawatan di sejumlah pembangkit listriknya. Meski begitu, pihaknya tidak menyebutkan pembangkit mana saja yang saat ini sedang dimatikan karena terimbas Covid-19. Namun yang jelas, imbuhnya, tujuan dari pemeliharaan supaya ketika wabah corona berakhir dan ekonomi mulai bangkit pembangkit-pembangkit tersebut siap dihidupkan kembali.

"Kita biasanya sulit mencari waktu pemeliharaan. Nah, dengan kondisi beban turun seperti ini maka kita manfaatkan untuk melakukan pemeliharaan dan kita harapkan wabah Covid-19 ini tidak lama," kata dia.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) Ikhsan Asaad menyebut beban listrik di wilayah DKI Jakarta turun sebesar 19% akibat kebijakan bekerja dari rumah. Terhitung sampai 23 Maret 2020 beban pemakaian listrik di wilayah Jakarta mencapai 4.103 MW turun dibandingkan 9 Maret 2020 mencapai 5.047 MW atau turun sebesar 944 MW.

"Beban listrik turun akibat banyaknya golongan bisnis dan gedung-gedung pemerintahan yang menerapkan bekerja dari rumah. Itu menjadi salah satu pemicu turunnya beban listrik di Jakarta dan sekitarnya," ungkap dia.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
15 Perwira Dimutasi...
15 Perwira Dimutasi Kapolri Jadi Dirlantas pada Juni 2026, Ini Namanya
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Berita Terkini
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved