Warning IMF: Indonesia Perlu Waspada Risiko Utang dan Lonjakan Inflasi
Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Mengantisipasi potensi penurunan ekonomi dunia, IMF mendesak negara-negara G-20 untuk segera mengambil tindakan bersama dalam mendukung pemulihan ekonomi mengingat sebentar lagi akan ada pertemuan G-20 di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021.
Sejumlah rekomendasi IMF di antaranya: mengurangi kesenjangan pembiayaan dan berbagi vaksin Covid-19 untuk mengakhiri pandemi, memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara berkembang, serta berkomitmen untuk mendukung program bebas emisi pada 2050 mendatang.
Baca Juga: Kapitalisasinya Tembus Rp35,5 Kuadriliun, IMF Desak Dunia Awasi Aset Kripto
Belakangan ini IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global menjadi 5,9% pada 2021. Beberapa aspek memengaruhi perubahan proyeksi tersebut seperti isu gangguan persediaan di negara-negara maju serta sempat memburuknya kasus Covid-19 di negara berkembang akibat varian delta.
Dua negara dengan ekonomi terbesar dunia, yakni Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, juga mendapatkan revisi ke bawah untuk outlook pertumbuhannya. Ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 6,0% di 2021, sementara Tiongkok tumbuh 8,0%
Sejumlah rekomendasi IMF di antaranya: mengurangi kesenjangan pembiayaan dan berbagi vaksin Covid-19 untuk mengakhiri pandemi, memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara berkembang, serta berkomitmen untuk mendukung program bebas emisi pada 2050 mendatang.
Baca Juga: Kapitalisasinya Tembus Rp35,5 Kuadriliun, IMF Desak Dunia Awasi Aset Kripto
Belakangan ini IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global menjadi 5,9% pada 2021. Beberapa aspek memengaruhi perubahan proyeksi tersebut seperti isu gangguan persediaan di negara-negara maju serta sempat memburuknya kasus Covid-19 di negara berkembang akibat varian delta.
Dua negara dengan ekonomi terbesar dunia, yakni Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, juga mendapatkan revisi ke bawah untuk outlook pertumbuhannya. Ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 6,0% di 2021, sementara Tiongkok tumbuh 8,0%
(nng)
Lihat Juga :