Krisis Energi China Makin Parah, Beli Solar Dijatah

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 15:00 WIB
loading...
A A A
"Harga minyak, gas hingga batu bara semuanya bergerak bersama-sama dan melampau harga tertingginya"

Harga minyak telah mencapai level tertinggi sejak 2014 dalam beberapa pekan terakhir, menyebabkan krisis bahan bakar di tempat-tempat seperti Eropa dan Inggris.

Baca Juga: Perang Dagang AS-China jadi Peluang Dongkrak Ekspor ke Asia Pasifik

Kondisi kekurangan batu bara dan gas alam di negara-negara seperti China dan India, diprediksi para analis bahwa pengguna bakal beralih ke minyak untuk pembangkit listrik dan pemanasan.

Permintaan tersebut dapat meningkatkan konsumsi minyak mentah secara keseluruhan lebih dari setengah juta barel minyak per hari. "Ini hanyalah manifestasi terbaru dari kekurangan yang berdampak pada China," Jeremy Stevens, Kepala Ekonom China di Standard Bank mengatakan kepada BBC dari Beijing.

Dia mengatakan perusahaan sudah beralih ke generator berbahan bakar diesel untuk menjaga pabrik mereka tetap beroperasi selama krisis listrik. "Inti dari masalah ini adalah krisis energi ," katanya.

Baik Yao dan Stevens memperingatkan bahwa krisis listrik saat ini menunjukkan bahaya dari peralihan ke energi terbarukan yang terlalu cepat."Jalan menuju zero emisi berbahaya dan prosesnya perlu direncanakan dengan hati-hati," kata Yao.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Rekomendasi
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
7 Tips Bikin Konten...
7 Tips Bikin Konten Review Produk yang Menarik ala Kreator TikTok Novita Sari
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Berita Terkini
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved