Luhut Bertamu ke Kantor PM Inggris Boris Johnson di London, Ini yang Dibahas
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada Rabu (27/10/2021) malam, Luhut yang didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Bakrie juga bertemu dengan mantan Perdana Menteri (PM) Inggris yang juga Executive Chairman of the Tony Blair Institute for Global Change.
Baca juga : Naik Pesawat Garuda Indonesia, Jokowi Ajak Sejumlah Menteri Lawatan ke Eropa hingga Uni Emirat Arab
Pada pertemuan itu, dibahas berbagai isu terutama kontribusi Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim yang akan diangkat dalam Konferensi Internasional COP26 dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Kepada mitranya, Luhut menegaskan fokus pemerintah Indonesia dalam pengelolaan kekayaan alamnya. “Indonesia akan menyeimbangkan antara konservasi dan pemanfaatan yang berkelanjutan atas kekayaan alam dan lingkungan untuk berkontribusi pada upaya perubahan iklim, untuk generasi masa depan Indonesia dan dunia," bebernya.
Selain itu, Luhut juga menyebutkan bahwa isu perubahan iklim akan menjadi poin penting yang akan disampaikan oleh pemerintah dalam KTT G20 tahun 2022 di Bali.
Pada kesempatan yang sama, Arsjad Rasjid mengungkapkan dalam pertemuan kali ini selain membahas peluang kerja sama RI-Inggris, juga membahas berbagai hal seperti isu lingkungan dan perubahan iklim.
“Penting bagi dunia usaha di Indonesia untuk ikut menjadi bagian dari konferensi internasional (COP26) ini. Karena kami berkomitmen untuk saling bergandengan tangan dengan pemerintah dan semua stakeholder untuk bersama-sama menciptakan Green Economy," tuturnya.
Baca juga : Naik Pesawat Garuda Indonesia, Jokowi Ajak Sejumlah Menteri Lawatan ke Eropa hingga Uni Emirat Arab
Pada pertemuan itu, dibahas berbagai isu terutama kontribusi Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim yang akan diangkat dalam Konferensi Internasional COP26 dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Kepada mitranya, Luhut menegaskan fokus pemerintah Indonesia dalam pengelolaan kekayaan alamnya. “Indonesia akan menyeimbangkan antara konservasi dan pemanfaatan yang berkelanjutan atas kekayaan alam dan lingkungan untuk berkontribusi pada upaya perubahan iklim, untuk generasi masa depan Indonesia dan dunia," bebernya.
Selain itu, Luhut juga menyebutkan bahwa isu perubahan iklim akan menjadi poin penting yang akan disampaikan oleh pemerintah dalam KTT G20 tahun 2022 di Bali.
Pada kesempatan yang sama, Arsjad Rasjid mengungkapkan dalam pertemuan kali ini selain membahas peluang kerja sama RI-Inggris, juga membahas berbagai hal seperti isu lingkungan dan perubahan iklim.
“Penting bagi dunia usaha di Indonesia untuk ikut menjadi bagian dari konferensi internasional (COP26) ini. Karena kami berkomitmen untuk saling bergandengan tangan dengan pemerintah dan semua stakeholder untuk bersama-sama menciptakan Green Economy," tuturnya.
Lihat Juga :