Bu Sri Mulyani! Benarkah Pernyataan Kadin Soal Pengampunan Pajak Jilid II Ini?

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 20:16 WIB
loading...
Bu Sri Mulyani! Benarkah...
Kadin menyatakan bahwa program pengampunan pajak jilid II dilakukan atas permintaan pengusaha. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Fiskal dan Publik Kadin Suryadi Sasmita menyatakan bahwa pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II kembali dilakukan oleh pemerintah atas permintaan dari pengusaha. Permintaan pengusaha itu kemudian diberikan pemerintah melalui Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Baca juga: Ekonom Ini Sebut Tax Amnesty hanya Bikin Pengemplang Pajak Happy

"Kenapa untuk pengampunan pajak atau TA kedua ini yang ramai disampaikan oleh masyarakat diadakan? Ini kan sebenarnya asal-usulnya itu permintaan dari para pengusaha. Jadi pengusaha yang minta untuk dilakukan kembali (pengampunan pajak)," kata Suryadi Sasmita dalam webinar virtual, Jumat (29/10/2021).

Suryadi menjelaskan bahwa permintaan harmonisasi pajak ini diminta pengusaha karena pada program tax amnesty tahun 2016-2017 silam banyak yang tidak ikut serta. "Karena tempo hari itu cuma kurang lebih 1 juta orang. Sedangkan ya WP (wajib pajak) itu ada kurang lebih hampir 40 juta yang bisa ikut, tapi yang ikut cuma satu juta," tuturnya.

Kemudian Suryadi menuturkan, banyaknya pengusaha yang tak mengikuti program tax amnesty dahulu karena mengira kebijakan itu hanya jebakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengorek harta pengusaha.

Baca juga: Berapa Jumlah Bintang di Langit, Ini Jawabannya

"Mungkin mereka berpikir kemungkinan dulu jebakan, maka dari itu ini adalah kesempatanlah bagi semua teman di Kadin seluruh Indonesia yang saya hormati dan semua para pengusaha bahwa ini adalah satu kesempatan," jelasnya.

Untuk itu, Suryadi mengimbau kepada para rekan rekan pengusaha di seluruh Indonesia agar ikut program tax amnesty ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Bocoran 4 Calon Menkeu...
Bocoran 4 Calon Menkeu Pilihan Prabowo untuk Gantikan Sri Mulyani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved