Jokowi Ajak G20 Dorong Penguatan Peran UMKM dan Perempuan lewat Aksi Nyata
Senin, 01 November 2021 - 15:39 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo di acara side event KTT G20 yang membahas soal UMKM dan bisnis milik perempuan di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Bagi Indonesia, peran perempuan dan usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) bagi kemajuan bangsa merupakan keniscayaan. Hal itu berkaitan dengan peran UMKM sebagai sendi utama perekonomian nasional.
Tercatat, Indonesia memiliki lebih dari 65 juta unit UMKM yang berkontribusi terhadap 61% perekonomian nasional. Di saat yang sama, 64% pelaku UMKM Indonesia adalah perempuan, sehingga bagi Indonesia, memberdayakan UMKM berarti juga memberdayakan perempuan. Karena itu, saat berpidato pada side event KTT G20 yang membahas soal UMKM dan bisnis milik perempuan, Presiden menyebut bahwa G20 harus terus mendorong penguatan peran UMKM dan perempuan melalui sejumlah aksi nyata.
Baca Juga: G20 Sepakat Bangun Mekanisme Pencegahan Pandemi, Jokowi Tekankan 3 Hal Ini
"Pertama, meningkatkan inklusi keuangan UMKM dan perempuan. Inklusi keuangan adalah prioritas Indonesia. Indeks keuangan inklusif kami telah mencapai 81% dan kami targetkan mencapai 90% di tahun 2024," jelas Presiden Joko Widodo dalam acara yang digelar di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) lalu.
Untuk mencapai hal itu, Presiden mengatakan bahwa pembiayaan yang ramah dan akses pendanaan bagi UMKM di Indonesia akan terus diperkuat. Indonesia mengalokasikan USD17,8 miliar (sekitar Rp250 triliun) kredit usaha rakyat (KUR) dan lebih dari 2,4 juta pengusaha perempuan telah menerima bantuan ini.
Tercatat, Indonesia memiliki lebih dari 65 juta unit UMKM yang berkontribusi terhadap 61% perekonomian nasional. Di saat yang sama, 64% pelaku UMKM Indonesia adalah perempuan, sehingga bagi Indonesia, memberdayakan UMKM berarti juga memberdayakan perempuan. Karena itu, saat berpidato pada side event KTT G20 yang membahas soal UMKM dan bisnis milik perempuan, Presiden menyebut bahwa G20 harus terus mendorong penguatan peran UMKM dan perempuan melalui sejumlah aksi nyata.
Baca Juga: G20 Sepakat Bangun Mekanisme Pencegahan Pandemi, Jokowi Tekankan 3 Hal Ini
"Pertama, meningkatkan inklusi keuangan UMKM dan perempuan. Inklusi keuangan adalah prioritas Indonesia. Indeks keuangan inklusif kami telah mencapai 81% dan kami targetkan mencapai 90% di tahun 2024," jelas Presiden Joko Widodo dalam acara yang digelar di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) lalu.
Untuk mencapai hal itu, Presiden mengatakan bahwa pembiayaan yang ramah dan akses pendanaan bagi UMKM di Indonesia akan terus diperkuat. Indonesia mengalokasikan USD17,8 miliar (sekitar Rp250 triliun) kredit usaha rakyat (KUR) dan lebih dari 2,4 juta pengusaha perempuan telah menerima bantuan ini.
Lihat Juga :