Bos SKK Migas Buka-bukaan Soal Nasib Industri Migas di Tengah Ancaman Transisi Energi
Senin, 01 November 2021 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi masih meningkat dari volume. Persentase boleh turun, tapi ekonomi kita sedang tumbuh sehingga industri akan tumbuh dan jumlah kendaraan akan tumbuh," ungkapnya.
Menurut dia, target produksi minyak sebesar 1 juta bph pada 2030 juga dinilai masih kurang mengingat kebutuhannya akan naik sekitar 2 juta bph. "Katakan nanti ada revisi RUEN turun jadi 1,8 juta bph, itu masih akan kurang," tuturnya.
Baca Juga: Transisi Energi Tak Mengurangi Peran Penting Industri Hulu Migas
Di sisi lain, produksi gas relatif sedikit berlebih sehingga diharapkan ada peralihan dari penggunaan minyak ke gas bumi. "Sekarang kita fokus pada minyak tetapi kami harapkan ada transisi baik dari kendaraan, industri untuk bergeser dari sebelumnya menggunakan minyak menjadi gas. Dengan demikian kekurangan minyak bisa dikurangi," jelasnya
Menurut dia, target produksi minyak sebesar 1 juta bph pada 2030 juga dinilai masih kurang mengingat kebutuhannya akan naik sekitar 2 juta bph. "Katakan nanti ada revisi RUEN turun jadi 1,8 juta bph, itu masih akan kurang," tuturnya.
Baca Juga: Transisi Energi Tak Mengurangi Peran Penting Industri Hulu Migas
Di sisi lain, produksi gas relatif sedikit berlebih sehingga diharapkan ada peralihan dari penggunaan minyak ke gas bumi. "Sekarang kita fokus pada minyak tetapi kami harapkan ada transisi baik dari kendaraan, industri untuk bergeser dari sebelumnya menggunakan minyak menjadi gas. Dengan demikian kekurangan minyak bisa dikurangi," jelasnya
(nng)
Lihat Juga :