Selama Bulan Inklusi Keuangan, Ada 2 Juta Nasabah Buka Rekening Baru
Selasa, 02 November 2021 - 17:00 WIB
loading...
OJK mencatat pembukaan rekening selama bulan inklusi keuangan mencapai 2.008.165 nasabah. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) terus berupaya memperluas akses keuangan masyarakat melalui pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021 yang memperoleh tingkat partisipasi yang tinggi.
Anggota Dewan Komsioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan, tercatat menghasilkan pembukaan rekening baru dari industri perbankan sebesar 2.008.165 dan penyaluran kredit/pembiayaan kepada 168.370 debitur.
"Selain itu, terdapat 93.683 pembukaan polis asuransi, 330.000 rekening efek baru, 633.142 debitur perusahaan pembiayaan, 15.168 rekening sektor pergadaian, dan 58.452 akun di sektor fintech," kata Tirta dikutip melalui pernyataan resmi, Selasa (2/11/2021).
Baca Juga: Sebelum Terlilit Utang Pinjol, Simak Saran dari OJK
Pencapaian BIK 2021 yang baik ini di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata keberhasilan adaptasi tataran pola kerja dan pola hidup yang dilakukan untuk mendorong akselerasi proses pemanfaatan produk dan layanan keuangan bagi masyarakat demi tercapainya target inklusi keuangan 90% pada tahun 2024.
Anggota Dewan Komsioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan, tercatat menghasilkan pembukaan rekening baru dari industri perbankan sebesar 2.008.165 dan penyaluran kredit/pembiayaan kepada 168.370 debitur.
"Selain itu, terdapat 93.683 pembukaan polis asuransi, 330.000 rekening efek baru, 633.142 debitur perusahaan pembiayaan, 15.168 rekening sektor pergadaian, dan 58.452 akun di sektor fintech," kata Tirta dikutip melalui pernyataan resmi, Selasa (2/11/2021).
Baca Juga: Sebelum Terlilit Utang Pinjol, Simak Saran dari OJK
Pencapaian BIK 2021 yang baik ini di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata keberhasilan adaptasi tataran pola kerja dan pola hidup yang dilakukan untuk mendorong akselerasi proses pemanfaatan produk dan layanan keuangan bagi masyarakat demi tercapainya target inklusi keuangan 90% pada tahun 2024.
Lihat Juga :