MNCN Optimistis Menjaga Dominasi Pangsa Pemirsa di Industri Televisi

Rabu, 03 November 2021 - 13:33 WIB
loading...
MNCN Optimistis Menjaga...
MNCN melanjutkan pencapaian pangsa pemirsa yang baik di sepanjang tahun 2021 dengan mencatat 45,2% pangsa pemirsa di slot All Time dan 52,8% pangsa pemirsa di slot Prime-Time. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melanjutkan pencapaian pangsa pemirsa yang baik di sepanjang tahun 2021 dengan mencatat 45,2% pangsa pemirsa di slot All Time dan 52,8% pangsa pemirsa di slot Prime-Time sampai dengan Oktober 2021.

Pangsa pemirsa mengalami sedikit penurunan pada kuartal III tahun 2021 dibandingkan dengan Q2/2021, hal ini dikarenakan telah berakhirnya EURO 2020 (ditayangkan pada Q2/2021). Namun kuartal III FTA masih mencatat 45,7% di pangsa pemirsa di slot All Time dan 53,7% di slot Prime-Time, yang sejauh ini memimpin kinerja industri secara signifikan.

Baca Juga: MNCN Targetkan Kenaikan Pendapatan dan Laba di Tahun Ini

Dari sisi pemrograman konten, Perseroan berhasil mempertahankan dominasinya dengan menorehkan 18 dari 20 program terbaik sampai dengan bulan Oktober 2021. Hal tersebut membuktikan bahwa Perseroan berada di posisi tertinggi sebagai pemimpin industri dalam 7 genre pemrograman utama, baik program reguler maupun program khusus, yakni drama, pencarian bakat, animasi, infotainment, online blocking program, berita, dan acara awards.

"Kami sangat senang dan diberkati atas kinerja dari TV FTA dan konten kami di sepanjang tahun ini. Di tengah periode pandemik saat ini, tim kami telah bekerja keras di setiap harinya untuk terus memproduksi konten-konten unggulan dan terbaik di pasar, baik program reguler maupun program special, secara konsisten selama lebih dari 1 tahun," ujar Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

"Memasuki Q4/2021, saya sangat yakin kami dapat mempertahankan pencapaian ini. Dan saat ini kami sedang menyusun pipeline program strategis memasuki tahun 2022 dan saya optimis bahwa Perseroan akan terus dapat mempertahankan dominasinya," lanjut Hary.

Sejalan dengan membaiknya pasar periklanan di Indonesia dan kinerja yang sangat baik dari program MNCN di televisi FTA-nya, terjadi lonjakan yang signifikan dalam pangsa belanja iklan di Q3/2021, yang dibukukan Perseroan sebesar 51% dibandingkan dengan 39% di Q3/2020.

Slot Prime Time masih merupakan penyumbang pendapatan terbesar bagi MNCN. Hal tersebut menyebabkan Perseroan selalu mengutamakan dan mencadangkan sebagian besar program berkualitasnya untuk periode 5 jam/hari yang menyumbangkan 56% dari pendapatan di Q3/2021.

Kunci keberhasilan stasiun televisi terletak pada kinerja yang konsisten dari program regulernya, serta dilengkapi dengan program-program yang memiliki daya pendapatan yang lebih tinggi, seperti pencarian bakat, awards program, anniversary, blocking program, diantara banyak program lainnya.

Perseroan telah diuntungkan dengan adanya fasilitas indoor canggih yang memungkinkan produksi special program dengan struktur biaya produksi yang rendah dan juga memungkinkan fleksibilitas dalam penjadwalan syuting.

Pada Q3/2021, special program memberikan kontribusi 20% dari pendapatan Perseroan, meskipun hanya bertanggung jawab untuk mewakili kurang dari 10% dari total output penyiaran MNCN untuk periode tertentu, yang menunjukkan potensi besaran pendapatan yang dapat diperoleh per jamnya.

Pangsa Pasar Produksi Konten Utama

MNCN telah membangun skala yang sangat besar dalam industri media Indonesia melalui berbagai upaya berkelanjutannya dalam memproduksi konten program utama yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Drama

Kapasitas produksi konten drama Perseroan mencapai 2.121 jam sampai dengan bulan September 2021, mewakili 37% dari total produksi drama di Indonesia. Drama merupakan genre konten yang paling dicari di tanah air, dan MNCN telah membuktikan kekuatannya dalam memproduksi drama seri, setelah menghasilkan judul drama paling sukses yang pernah ditayangkan yaitu Ikatan Cinta, yang telah tayang sekitar 494+ episode.

Baca Juga: 4 FTA TV Milik MNCN Kembali Menunjukkan Dominasinya

Drama seri ini telah berhasil mencapai kinerja tertingginya yaitu di rating 15,9% dan raihan pangsa pemirsa sebesar 56%.

Animasi

Sampai dengan bulan September 2021, MNCN sebagai pemimpin industri dalam konten animasi juga telah menghasilkan 43% pangsa pasar produksi, yang setara dengan 151 jam. MNC Animation memiliki 8 IP yang telah dibuat sejak pertama berdiri dan popularitas animasi Perseroan terus bertumbuh dari tahun ke tahun, yang sekarang telah hadir di lebih dari 60 negara di seluruh dunia.

Sumber pendapatan lain yang dapat diperoleh dari produk animasi Perseroan adalah melalui lisensi IP, dimana Perseroan telah mendapatkan berbagai kesepakatan pada tahun 2021, melalui kemitraan dalam pembuatan konten orisinil untuk Kiko dan merchandising mainan untuk Bima.

Program Special

Pangsa pasar produksi MNCN pada program-program special juga sangat dominan di pasar. Hal ini disebabkan karena kredibilitas, kemampuan, dan pengalaman Perseroan yang selama ini berjalan baik, sehingga Perseroan dapat dipercayai untuk berkerja sama dengan program pencarian bakat dan program awards berskala global, seperti Indonesian Idol, Master Chef, X-Factor, The Voice, dan TikTok. Sebagai tambahan, pangsa pasar produksi program special Perseroan mencapai 80%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUPST MNCN Putuskan...
RUPST MNCN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Modal dan Ekspansi Digital
Pendapatan MSIN Tumbuh...
Pendapatan MSIN Tumbuh 18 Persen di Sepanjang 2024, Ini Penopangnya
MNCN Sabet Penghargaan...
MNCN Sabet Penghargaan Indeks Integrasi Bisnis Lestari 2024
MNCN Catatkan Laba Bersih...
MNCN Catatkan Laba Bersih Rp1,02 Triliun di Kuartal III-2024
Laba MNCN Meningkat...
Laba MNCN Meningkat 6% Jadi Rp883 Miliar di Semester I-2024
Hasil RUPST Media Nusantara...
Hasil RUPST Media Nusantara Citra: Fokus Ekspansi dan Angkat Direktur Baru
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
MNCN Melakukan Penutupan...
MNCN Melakukan Penutupan Hak Siar GTV dari Platform Streaming Pihak Ketiga
Rekomendasi
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved